MY FIRST KISS #10 (END)
Main cast : Moon Taeil & Shin Hana (OC)
Support cast : Kim Jongin, Jeon Jungkook, Kwon
Soonyoung, Kim Seulmi (OC), Jung Hyena (OC), etc
Genre : Romance, friendship, comedy, school
life, etc
Rate : Teen
Cover by : Yoon17 ART
.
Notes : Semua jalan cerita di FF ini merupakan
hasil pemikiran author. Jangan meng-copast FF ini karena FF ini milik author
seorang. Wajib bagi yang sudah membawa FF ini harap tinggalkan jejak berupa
komentar, kritik, saran atau apapun yang pasti membangun author agar semangat
nulis FF ini. Maaf jika ada typo, walaupun author sudah berulang kali
meneliti. Baiklah, Selamat membaca^^
semoga ini bisa menghibur para readers.
.
.
NIKYoon
p r e
s e n
t . .
. .
.
“Minta maaflah atau kau akan tahu akibatnya”
bisik seseorang pada Hyena yang tak lain adalah Taeil. Gadis itu menggerutu
sebal. Buat apa meminta maaf pada gadis itu. Hana tetaplah menjadi musuh Hyena
sampai kapan pun.
.
Mau tak mau, Hyena melangkah maju menghampiri
Hana yang berdiri agak jauh darinya. Dengan Seulmi di sampingnya. Dan oh!! Jangan
lupa ketiga teman Taeil. Mereka tengah menyaksikan Hyena yang akan meminta maaf
pada Hana.
.
“Hana-ssi .. aku minta maaf” sedikit ada
kepaksaan saat Hyena mengucapkannya. Lalu dia pergi begitu saja tanpa menunggu
ucapan Hana. Membuat yang disana menatap heran kearah gadis itu yang sudah jauh
dari pandangan mereka.
.
“Huh! Minta maaf saja seperti itu” gerutu
Seulmi tidak suka. “Sudahlah aku sudah memaafkannya” sahut Hana lembut di
sertai senyuman. Taeil dan ketiga temannya menghampiri Hana dan Seulmi. “Hana-ya
.. orang seperti dia dimaafkan?! Astaga~” celetuk Soonyoung.
.
“Waeyo? Kan sudah menjadi kewajiban kita untuk
saling memaafkan” jawab Hana. Taeil tersenyum ketika mendengar ucapan Hana.
Hana memang orang yang berhati baik. Taeil sangat bangga pada Hana. Yang
merupakan calon istrinya kelak.
.
“Sudah .. sudah .. kajja kita ke kantin. Apa
kalian semua tidak lapar?” ajak Jongin. Dia terlihat sangat kelaparan. Apalagi
sedari tadi dia memegangi perutnya. “Sunbae belum sarapan?” tanya Seulmi
kemudian. Dan di jawab dengan gelengan kepala oleh Jongin.
.
Mereka yang ada disana selain Seulmi dan
Jongin saling menatap satu sama lain. Lalu menatap Seulmi dan Jongin
bergantian. “Ekhem .. ekhem .. ada yang perhatian nih” sindir Hana melirik
Seulmi. Apalagi Jungkook, Taeil dan Soonyoung menatap Jongin dengan senyum
seperti iklan pasta gigi. Yang membuat di tatap menatap heran pada mereka.
.
Apalagi Seulmi sedikit malu atas ucapan Hana
tadi. “Kalian kenapa sih?” tanya Jongin pada ketiga temannya. Taeil menarik
tangan Hana, sedangkan Jungkook dan Soonyoung saling rangkul merangkul. Lalu,
meninggalkan mereka berdua yang masih menatap mereka tidak mengerti.
.
“Yaa!! Kalian kenapa sih? Hey!! Kenapa kalian
meninggalkanku?” teriak Jongin. Mereka hanya menahan tawanya tanpa menoleh ke
belakang. “Aishhh!!” dengus Jongin. Lalu dia menatap Seulmi yang dari tadi
menundukkan kepalanya. Lalu, dia menarik tangan gadis itu. Membuat gadis itu
mendongakan kepalanya.
.
“Tinggal kita berdua. Kau mau ke kantin?”
tanya Jongin. Seulmi menangguk pelan tanpa bersuara. Entah kenapa Seulmi merasa
jantungnya berdebar-berdebar ketika Jongin menggenggang tangannya. Dia menahan
senyumnya sedari tadi. Dan ia menurut Jongin seraya menarik tangannya.
.
____oOo____
.
“Walau aku sudah meminta maaf padamu, kau
tetaplah musuhku, Hana” ucap Hyena dengan seringaiannya. Lalu dia mengambil
sebuah pukulan dan berlalu pergi. Entah apa yang di lakukannya setelah ini.
.
Hana dan Taeil terlihat sedang berjalan
beriringan seraya menggandeng tangan mereka. Sementara Jongin beserta yang
lainnya berjalan di belakang mereka berdua. Karena, tidak mau menganggu
pasangan itu.
.
Sementara di sisi lain, seorang yeoja
tergopoh-gopoh dan tidak lupa dengan pukulan yang di pegangnya. Lalu yeoja itu
berhenti tepat di depan jendela lantai atas. Tidak ada orang yang berada
disana. Hanya ada dia. Dia melihat dari jendela dan menatap ke bawah. Kedua
manik matanya menangkap sesosok yeoja yang menjadi tujuan utamanya.
.
“Heh! Rasakan ini!” ucapnya seraya mengangkat
tongkat itu dan di pukulkannya ke jendela di depannya. Hingga membuat kaca
jendela itu pecah berkeping-keping. Pecahan kaca itu jatuh kebawah dan tepat
mengarah yeoja yang berada di bawah.
.
.
“Taeil .. Hana .. awas!” teriak Seulmi yang
melihat serpihan kaca akan mengenai satu di antara mereka berdua. Hana dan
Taeil menoleh ke atas dan melihat serpihan kaca akan mengenai mereka. Taeil
yang menebak serpihan kaca itu akan jatuh ke Hana, ia langsung merengkuh tubuh
Hana. Dan memeluknya. Hingga dialah yang terkena serpihan kaca itu.
.
(Notes : Ini adegan di ambil dari drama Cheer
up :v )
.
Semua orang yang berada disana memekik keras.
Seulmi beserta yang lainnya menghampiri mereka berdua. Taeil masih memeluk
tubuh Hana. Gadis itu masih shock atas apa yang terjadi. Taeil meringis
kesakitan. Karena punggungnya terkena serpihan kaca tadi.
.
Hana yang menyadari itu langung melepas
pelukan Taeil. Terlihat lelaki itu merasa kesakitan di punggungnya. “Oppa ... “
lirih Hana yang khawatir atas apa yang terjadi pada Taeil. Seulmi beserta yang
lainnya sampai di depan mereka berdua dan menampakkan raut ke khawatiran.
.
“Hana-ya .. kita bawa Taeil ke rumah sakit. Karena
ini terlalu parah” ujar Jongin. “Eoh ..” sahut Hana cemas dan langsung menuntun
Taeil. Begitu juga dengan Jongin. Sedangkan yang lainnya menyiapkan kendaraan yang
akan di pakai untuk pergi ke rumah sakit.
.
Tanpa di sadari, salah satu di antara mereka
melihat orang siapa yang memecahkan kaca itu.
.
“Oppa bertahanlah ...” lirih Hana yang cemas
akan keadaan Taeil sekarang.
.
____oOo____
.
“Bodoh” rutuk seorang yeoja dan sudah beberapa
kali dia memukul kepalanya sendiri. “Kenapa malah Taeil? Bukan yeoja itu?”
racau gadis itu. Dia pelakunya. Dialah yang memecahkan kaca itu. Jung Hyena
merasa menyesal atas apa yang di lakukannya tadi. Jika dia tahu serpihan kaca
itu akan mengenai laki-laki yang di cintainya dia tidak akan melakukan itu dari
awal.
.
Dia masih merutuki dirinya yang bodoh. Gadis
itu telah mencelakai Taeil. Orang yang sangat dia cintai. Lalu, apa yang akan
di lakukannya setelah ini? Apa hanya itu saja? Merutuki dirinya?
.
Kemudian dia beranjak pergi dan membuang
sembarang tongkat tadi.
.
____oOo____
.
“Cha .. sudah selesai. Nak, Taeil
beristirahatlah dulu” ucap dokter setelah selesai mengobati luka di punggung
Taeil. “Terimakasih dok” sahut Hana. Dokter itu tersenyum ke arah Hana sebelum
berlalu pergi.
.
“Taeil .. bagaimana keadaanmu?” tanya Jungkook
kemudian. “Lumayan. Tapi nyeri masih terasa” sahut Taeil sedikit meringis. Hana
duduk di samping Taeil dan menatap punggung laki-laki itu nanar. “Oppa ...”
ucap Hana pelan membuat Taeil menghadap kearahnya.
.
“Karena kau menolongku, kau menjadi terluka”
Taeil tersentak atas apa yang di ucapkan gadis di hadapannya. Tanpa di sadari
tetesan air mata keluar dari kedua mata indah gadis itu. Hana menangis membuat
yang ada disana ikut terbawa suasana yang berlangsung.
.
Taeil mengusap lembut air mata Hana dengan
kedua jari tangannya. “Uljima ... jebal” pinta Taeil yang tak kuat jika melihat
Hana menangis. Lalu, lelaki itu memeluk Hana pelan.
.
“Biarkan aku yang terluka. Aku tidak mau jika
kau yang merasakannya” lirih Taeil yang membuat tangis Hana semakin menjadi. “Biar
aku yang merasakan sakitnya” lirih Taeil lagi. “Aku sangat mencintaimu Hana”
lanjut lelaki itu.
.
“Nado saranghae oppa” balas Hana yang masih
terisak dengan tangisnya.
.
BRAKK!
.
Pintu ruangan itu terbuka dengan sangat
lebaranya. Dan menampakkan seseorang dengan nafas yang terengah-engah.
Seseorang itu adalah Hyena. Dia berlari menuju kemari.
.
Semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut
langsung menatap ke arahnya. Termasuk Taeil dan Hana yang baru saja melepas
pelukannya. Gadis itu menatap kearah Taeil dan Hana. Dan sembari melangkah
untuk menghadap mereka.
.
Mereka semua bingung apa yang akan Hyena
lakukan. Jongin yang tidak mau ada keributan disini langsung menghampiri Hyena
yang tengah melangkah ke arah Taeil dan Hana. Dia mencegat gadis itu. “Buat apa
kau kesini?” tanya Jongin tajam. Gadis itu menatap sinis laki-laki itu.
.
“Aku tidak ada urusan denganmu!” ketus Hyena
dan mengalihkan Jongin dari hadapannya. Dan melanjutkan langkahnya. “Enyahlah
kau dari sini! Kaulah membuat Taeil sunbae terluka. Sebelumnya, kau berniat
ingin mencelakai Hana ‘kan? Dasar yeoja tidak punya hati!” ucapan Seulmi
membuat yang berada di sana menatap tajam kearah Hyena.
.
“Oh jadi kau pelakunya” ujar Soonyoung. Hyena
yang mendapat tatapan tajam dari mereka, hanya menghentikan langkahnya. Dan
menundukan kepalanya.
.
“Aku datang kesini untuk meminta maaf” lirih
Hyena yang merasa bersalah atas apa yang dia perbuat. Gadis itu langsung
menatap Hana. “Hana-ya .. aku minta maaf atas perbuatanku selama ini kepadamu.
Aku sungguh menyesal” lanjutnya. “Taeil, aku minta maaf kepadamu. Karena aku
kau menjadi terluka. Aku tahu kelakukanku selama ini sangat buruk. Jadi maafkan
aku” Mereka berdua-Taeil dan Hana-menatap Hyena tidak percaya. Gadis itu tengah
meminta maaf kepada mereka.
.
Hana berdiri dan menghampiri Hyena yang sedang
tertunduk. Menepuk pelan pundak yeoja itu. “Aku sudah memaafkanmu, Hyena. Jadi,
sudahlah jangan di permasalahkan lagi” ujar Hana yang membuat Hyena memeluknya.
.
Punggung gadis itu bergetar dan terdengar
isakan keluar dari bibir Hyena. Gadis itu menangis. Hana sangat mengerti akan
perasaan Hyena sekarang. Lalu, dia mengusap punggung gadis itu pelan. “Maafkan
aku” ucap Hyena lagi.
.
Hyena melepas pelukannya dan menatap gadis
yang berada di hadapannya. “Hana-ya .. Taeil memang tidak mencintaiku. Hanya
kaulah gadis yang sangat dicintainya. Jadi, kumohon jaga dia” ucap gadis itu
kemudian berlalu pergi dari ruangan itu.
.
“Akan aku jaga dia, Hyena. Karena dia juga
orang yang sangat kucintai dan sayangi”
.
END
.
Akhirnya END juga Ffnya. Gimana untuk chap
ini? maaf jika mengecewakan. Aigoo... otak author udah buntu jadi sampe itu
aja. Ya udahlah ... leave your comment, okay!

Komentar
Posting Komentar