My First Kiss 5

Title : My First Kiss (Chapter 5)
Author : NIKYoon
Main cast : Moon Taeil (NTC U) & Shin Hana (OC)
Support cast : Kim Seul Mi (OC), Jung Hyena (OC), Jeon Jungkook (BTS), Kwon Soon Young (17’s Hoshi), Kim Jongin (EXO), and other
Genre : Comedy, school life, friendship, romance, etc
Rated : T
Cover by : Yoon17Art
Lenght : Chaptered  
.

.
Notes : Semua jalan cerita di FF ini merupakan hasil pemikiran author. Jangan meng-copast FF ini karena FF ini milik author seorang. Wajib bagi yang sudah membawa FF ini harap tinggalkan jejak berupa komentar, kritik, saran atau apapun yang pasti membangun author agar semangat nulis FF ini. Maaf jika ada typo, walaupun author sudah berulang kali meneliti. Dan satu hal yang perlu kalian ketahui, setiap chapter akan bertambah wordsnya. Entah itu berapa ratus. Baiklah, Selamat membaca^^ semoga ini bisa menghibur para readers. 
.
N-I-K-Y-O-O-N >< S-T-O-R-Y-L-I-N-E
.
.
“Kau??” ucap Taeil dan Hana bersamaan. Membuat kedua orang tua mereka terlihat bingung. Ini adalah pertama kalinya mempertemukan mereka. Dan pastinya mereka belum mengenal. Dan sekarang ini, mereka sudah mengenal satu sama lain. Taeil dan Hana memang sudah berjodoh, pikir mereka.
.
“Jadi kalian sudah saling mengenal?” tanya Ny. Moon pada sepasang remaja yang masih saling memandang satu sama lain. Kemudian, Taeil menoleh kearah ibunya. “Dia adik kelasku, Bu” jawab Taeil.
.
“Kukira mereka belum mengenal satu sama lain” sahut Ny. Shin.
.
“Ayah.. ibu.. sebenarnya ini ada apa?” tanya Hana yang masih bingung dengan keadaan ini. Dia memang tak tahu apa-apa sejak awal.
.
“Nanti akan kami bicarakan pada kalian. Yang penting semua sudah hadir. Mari kita duduk dan cicipi hidangan ini terlebih dahulu” ujar Tn. Shin. Semua orang yang berada disana terutama keluarga Moon dan keluarga Shin menduduki kursi yang telah di sediakan. Dan memulai mencicipi makanan yang tersaji di depan mereka.
.
.
.
“APA??” teriak Taeil dan Hana hingga membuat semua orang yang berada disana menatap mereka berdua. Terutama untuk kedua orangtuanya. “Sttt... kalian membuat orang-orang menatap kearah sini” lirih Ny. Shin.
.
“Tapi, ucapan ayahlah yang membuatku terkejut seperti itu. Lantas aku berteriak” ucap Hana.
.
“Jadi, acara makan malam ini adalah untuk membicarakan perjodohanku dengan Hana?” tanya Taeil yang masih tak percaya akan hal ini.
.
Tn. Moon dan Ny. Moon menangguk begitupun dengan kedua orangtua Hana. Sedangkan gadis itu masih terdiam. Karena, dia juga masih tidak percaya.
.
Hana pov
.
Dijodohkan?! Bagaimana mungkin?! Aku masih kelas satu SMA dan orangtuaku menjodohkanku. Bahkan seseorang yang dijodohkanku adalah Taeil sunbae. Apa ini suatu kebetulan?
.
Aku menatap kedua orangtuaku yang masih sibuk bercakap dengan kedua orangtua Taeil sunbae. Aigoo, aku seperti tidak dianggap disini. Dan Taeil sunbae juga sama sepertiku. Dia hanya diam dan malah dia menatap kearahku.
.
Aku menjadi gugup dan canggung ketika ditatap olehnya. Padahal aku bertemu dengannya setiap hari disekolah. Ughh kenapa dengan dirirku?
.
Hana pov end
.
.
.
“Ehm... kenapa kalian saling memandang begitu?” tanya Ny. Moon ketika melihat kedua anak muda itu saling tatap menatap.
.
Taeil yang menyadari itu, langsung menoleh kearah lain. Sedangkan Ny. Moon yang melihat tingkah anaknya hanya terkekeh kecil.
.
“Ahh kalian masih malu-malu” ucap Ny. Moon.
.
.
.
.
Jungkook heran dengan Taeil hari ini. Lelaki bermarga Moon itu tidak biasanya murung seperti ini. Apakah dia sedang ada masalah?, pikirnya. Jungkook mendekat ke samping Taeil yang sedang duduk melamun. Entah apa yang lelaki itu pikirkan.
.
Jungkook terus memperhatikan Taeil. “Hey, kenapa?” tanya Jungkook yang menyadarkan Taeil dari lamunannya. “Tidak apa” jawab Taeil singkat. Jungkook mengerutkan keningnya. Dia tahu pasti sahabatnya ini mempunyai masalah. Kenapa tak dibicarakan kepadanya? Mungkin dia bisa bantu?!
.
Selang beberapa detik, Soon Young yang terlihat bersama Jongin menghampiri mereka dan mengambil tempat duduk. Jongin membisikan sesuatu kepada Jungkook. “Ssst.. dia kenapa?” bisik Jongin yang hanya dibalas gelengan kepala dari Jungkook.
.
Soon Young yang hanya melihat Jungkook dan Jongin saling berbisik, dia langsung saja bertanya kepada Taeil. “Tae, ada apa denganmu? Tak bersemangat seperti ini?” tanya Soon Young. Taeil menghela nafasnya. Sebenarnya dia tidak mau sahabatnya tahu tentang hal itu. Tapi, dari pada mereka terus bertanya kenapa kepadanya, dia menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi kepadanya.
.
.
Setelah beberapa menit Taeil menjelaskan yang sebenarnya, mereka semua terlihat terkejut.

“Kau dijodohkan dengan Hana?”

“Wah.. kalian memang berjodoh dari sejak pertama bertemu”

“Seharusnya kau senang atas itu, tapi kenapa kau tak bersemangat eoh?”

“Dengar, aku tidak tahu selanjutnya seperti apa. Apa aku harus menjalankan semua ini?”

“Yah kau harus! Hey, bukankah kau sudah mulai tertarik dengan gadis itu?”

“Tsk! Jangan ungkit itu, Jong!!”

“Yak! Pangil namaku dengan benar!”

“Ya Jong.. eh Jongin”
.
Tanpa disadari oleh mereka, seseorang telah menguping pembicaraan dari awal. Seringaian terlihat jelas dari wajah orang itu.
.
.
Suasana di perpustakaan kali ini terlihat sepi. Tidak seperti biasanya. Hana dan Seulmi terus berkeliling dan kedua matanya nampak sibuk melihati buku yang tertata rapi di rak.
.
“Apa kau sudah menemukannya?” tanya Hana pada Seulmi.

“Belum Hana-ya” jawab Seulmi. “Kau kan yang membutuhkan buku itu, kenapa aku harus repot sih?” tambahnya.

“Kau kan sahabatku. Seorang sahabat itu harus ikhlas menolong sahabatnya sendiri” cibir Hana.

“Ya..ya nona Shin. Palli sebelum bel masuk berbunyi”
.
.
.
Disisi lain, Taeil dan teman-temannya terlihat sedang sibuk bermain basket. Itulah kebiasaan mereka pada saat istirahat. Dan hal itu juga membuat gadis yang bernama lengkap Jung Hyena bisa mencari perhatian kepada Taeil. Ugh astaga mulai lagi.
.
Hyena membawa handuk kecil dan sebotol air mineral untuk di berikan kepada Taeil. Gadis itu menghampiri Taeil yang terlihat sedang menghadang Jungkook agar bolanya berpindah di tangannya. Jungkook pun memilih untuk melemparkan bola itu. Namun, lemparan yang seharusnya Jungkook arahkan kepada Soon Young melesat kearah Hyena.
.
“HYENA AWAS!” teriak Jungkook. Namun, Hyena telat menghindari bola itu hingga akhirnya mengenai kepalanya.

Jedug *anggap aja bunyi kepala yang terkena lemparan bola :v *
.
Akibat lemparan tersebut, Hyena jatuh pingsan di lapangan. Membuat Taeil dan yang lainnya terkejut melihatnya. Jungkook, segera menghampiri Hyena. Begitu juga dengan yang lainnya.
.
“Sebaiknya kau bawa dia ke UKS” usul Jongin pada Jungkook. Karena ini salahnya Jungkooklah yang membopong Hyena menuju ke UKS. Sedangkan Taeil dan yang lainnya menyusul dari belakang.
.
“Ugh... dia membuat masalah saja”

“Salahnya sendiri menghampiri kita kan dianya yang kena”

“Sudahlah jangan mempermasalahkannya”
.
Jungkook meletakkan Hyena di atas kasur. Petugas UKS segera mengambil minyak kayu putih dan di dekatkan ke hidung Hyena, agar gadis itu segera sadar. Melihat Hyena yang belum sadar juga, Jungkook menjadi khawatir. Ini semua salahnya, jika saja dia tak salah melempar bola pasti tidak akan seperti ini.
.
“Sial, ini semua karenaku” rutuk Jungkook. Taeil yang berada di samping lelaki itu menepuk pundaknya. 
“Sepenuhnya bukan salahmu” ucap Taeil. Taeil berpikir, mungkin ini hanya akal-akalan Hyena saja. Dasar gadis keras kepala!
.
“Lihat dia mulai sadar” ucap Soon Young. Jungkook tersenyum lega.
.
“Ugh...” lenguh Hyena sambil memegangi kepalanya. Hyena bangun dari pingsannya hingga ia tersadar bahwa sekarang dia sudah berada di sebuah ruangan. 

“Aku dimana?” tanya Hyena.
.
“Kau berada di UKS” ucap Jongin.
.
“Taeil??”
.
mulai lagi’ batin Taeil dan menatap malas kearah gadis itu.
.
“Kau yang membawaku kesini? Terimakasih Taeil aku___”

“Bukan aku, tapi dia” ucap Taeil sambil menunjuk kearah Jungkook yang sedang berdiri di sampingnya.
.
Jungkook? Ahh... kenapa harus dia?’ batin Hyena. Dia tak terima jika Jungkook yang membawanya kesini.

“Gomawo” ucapnya walaupun sedikit agak terpaksa. Jungkook hanya tersenyum menanggapinya. Taeil yang tak ingin berlama-lama disini, akhirnya ia pamit untuk keluar.
.
.
.
Kembali ke Hana dan Seulmi berada. Gadis itu –Hana- akhirnya menemukan buku yang sedari tadi ia cari. Hingga Seulmi menghela nafas lega. Setidaknya, ia tak harus mencarinya lagi. Itu membuang waktunya saja.
.
“Kajja kita ke kelas, 10 menit lagi bel berbunyi” ajak Seulmi tersenyum senang.

“Ayo” jawab Hana semangat. Karena, buku yang ia cari sudah ketemu jadi membuat dia semangat.
.
Saat Hana keluar dari pintu.... BRAKKK... Hana tertabrak oleh seseorang hingga membuat dirinya terjatuh begitu juga dengan buku yang tadinya ia pegang. Secara bersamaan tangan Hana dan tangan orang itu berniat ingin mengambil buku itu. Hingga membuat tangan mereka bersentuhan.
.
“Eoh maaf” ucap Hana sedikit agak canggung. Kepalanya masih menunduk.“Seharusnya aku yang minta maaf. Karenaku kau jatuh”sela orang itu.
.
‘Sepertinya aku kenal dengan suara ini’ ucap Hana dalam hati.
Hana kemudian mendongakan kepalanya dan melihat siapa yang berada di depannya. “SUNBAE??” ucap Hana dan Seulmi bersamaan. Kebetulan saat itu, Seulmi baru keluar dari perpustakaan dan melihat siapa yang bersama dengan Hana.
.
“H-hana.. Seulmi..”
.
TBC :v
.
Maap untuk chap ini kayaknya agak pendek. Ini FF masih tetap dilanjut atau nggak nih??


Komentar