Title : My First Kiss (Intro + Chap 1)
Author : NIKYoon
Main cast : Moon Taeil (NCT U) & Shin Hana
(OC)
Support cast : Kim Jong In (EXO), Jeon Jung Kook
(BTS), Kwon Soon Young (17’s Hoshi), Kim Seul Mi (OC), Jung Hyena (OC) and
other.
Genre : Romance, school-life, comedy,
friendship, etc
Rated : T
Lenght : Chaptered (1517 words)
Cover by : Yoon17Art
.
Notes : Semua jalan cerita di FF ini merupakan
hasil pemikiran author. Jangan meng-copast FF ini karena FF ini milik author
seorang. Wajib bagi yang sudah membawa FF ini harap tinggalkan jejak berupa
komentar, kritik, saran atau apapun yang pasti membangun author agar semangat
nulis FF ini. Maaf jika ada typo, walaupun author sudah berulang kali meneliti.
Selamat membaca^^ semoga ini bisa menghibur para readers
.
N-I-K-Y-O-O-N >< S-T-O-R-Y-L-I-N-E
.
.
>>>>+ PERKENALAN TOKOH
+<<<<
.
-
Moon Taeil, lelaki yang tak banyak bicara
melainkan pendiam. Dan tak suka jika ada orang yang mengganggunya. Entah itu
perempuan atau pun laki-laki dia tak menyukai hal itu.
-
Shin Hana, gadis bersurai hitam ini memang
sangat cantik. Tetapi dia orang yang tak suka menunggu lama dan juga tak
sabaran. Mempunyai sahabat bernama Kim Seul Mi.
-
Kim Jong In, Jeon Jung Kook dan Kwon Soon
Young, mereka merupakan sahabat Taeil. Dan mereka juga tahu semua tentang
Taeil. Termasuk yang Taeil suka dan tidak suka.
-
Jung Hyena, gadis keras kepala dan tetap
bersikeras pada keputusannya. Ia sangat mencintai Taeil hingga ia tak putus asa
mengejar lelaki tersebut walaupun Taeil sudah menolaknya.
-
Kim Seul Mi, merupakan sahabat Hana dan tahu
menahu tentangnya.
.
.
CHAPTER 1
.
Moon Taeil, lelaki itu sudah tak sanggup lagi
menghadapi gadis yang berada di sampingnya itu. Lelaki itu mengela nafasnya
kasar. Semua ocehan gadis itu tak di responnya sama sekali. Ketiga sahabatnya
itu berdecak kesal melihat tingkah Taeil. Mereka meminta Taeil agar meresponya
walaupun hanya sekali. Agar gadis itu berhenti berbicara. Tetapi Taeil hanya
diam dan membuang wajahnya ke arah lain. Sebenarnya dia juga sudah merasa lelah
mendengar gadis itu berucap.
.
Gendang telinganya seperti akan pecah begitu
pun dengan ketiga sahabatnya itu. Kemudian salah satu sahabatnya angkat bicara
setelah lama ia terdiam dan hanya memandang saja. “Taeil, jika telingamu ingin
baik-baik saja... tutup mulut gadis itu atau kau plester saja” ucapnya dan
kedua sahabatnya menangguk setuju.
.
Taeil tetap cuek. Dia tak menanggapi ucapan
sahabatnya. Malah ia memilih pergi meninggalkan bangku kantin yang ia tempati. Ketiga
sahabatnya berdecak kesal kepada lelaki itu. “Dasar lelaki es” ucap salah satu
sahabatnya. Sedangkan gadis itu tak tinggal diam, dia mengikuti Taeil. Masih
sama seperti tadi, gadis itu masih berbicara hal-hal yang menurut Taeil tak
penting atau tidak pantas untuk di dengar oleh telinganya. Untung lelaki itu
membawa earphone di dalam saku seragamnya. Dia kemudian mengambilnya dan
memasangkannya ke telinganya.
.
Lebih baik mendengarkan lagu dari pada suara
yeoja yang berada disampingnya, pikir Taeil.
.
“Taeil.. yak!! Kenapa kau diam saja saat aku
berbicara bahkan pertanyaanku belum kau jawab” celoteh yeoja itu karena ia
merasa di cuekin.
.
“......” sedangkan Taeil ia masih menikmati
lagu yang ia dengarkan.
.
“Huh.. Taeil lepas earphonemu!”
.
“.....” Taeil masih tak menanggapinya.
.
Gadis itu tak kehilangan akal, kedua tangannya
melepas earphone yang di pakai Taeil. Membuat lelaki itu menggeram kesal.
.
“Kau! sebaiknya pergi dari kehidupanku dan
jangan mengikutiku seperti ini” ucap Taeil datar namun menusuk. Gadis itu
terdiam seribu bahasa setelah mendengar ucapan lelaki yang tepat di hadapannya
sekarang. Hatinya seperti di tusuk oleh ribuan pisau. Terasa sakit sekali.
.
“Dan aku tak punya rasa padamu jadi jangan
berharap bahwa aku membalas cintamu” ujar Taeil dan lagi-lagi membuat hati
yeoja itu terasa sangat sakit.
.
“Aku sudah mempunyai pacar jadi jangan dekati
aku” kemudian Taeil meninggalkan yeoja itu sendirian. Gadis itu mengepalkan
kedua tangannya. “Aku tahu kau berbohong.. aku akan terus mengejarmu Taeil..
aku sangat mencintaimu” gumam gadis itu seraya melihat punggung Taeil yang
semakin lama menjauh.
.
.
Shin Hana, gadis itu tak bisa mengentikan
tawanya ketika melihat penampilan Seul Mi-sahabatnya- memakai rok yang
terbalik. Seul Mi menggunakan rok bagian belekangnya di depan. Itulah yang
membuat Hana tak bisa berhenti tertawa.
.
“Yak! Sudahlah.. hentikan tawamu. Aishh.. kau
ini!!” kesal Seul Mi karena semanjak tadi Hana menertawakannya terus. “Hahaha..
cepat ganti rokmu, aku tak sanggup lagi.. perutku sangat sakit sekarang karena
menertawaimu terus” ujar Hana. Kemudian Seul Mi masuk ke dalam toilet sedangkan
Hana menunggu gadis itu di depan pintu toilet.
.
“Huh yak!! Cepatlah... kenapa lama sekali sih”
teriak Hana sembari menggedor-nggedor pintu toilet. “Sabar..!! ini juga mau
keluar” teriak Seul Mi dari dalam. Kemudian pintu toilet terbuka menampilkan
Seul Mi yang menatap tajam kepada Hana. Sedangkan Hana hanya menampilkan
deretan giginya.
.
“Kau tak sabaran sekali!!” ucap Seul Mi. “Mian...hehehe”
balas Hana dengan ringisan kecil dibibirnya. Seul Mi menanggapinya dengan
helaan nafas. Ia tahu segala sesuatu tentang Hana, termasuk sifatnya. Hana
orang yang tidak sabaran dan tidak suka menunggu terlalu lama.“Kajja.. kita
kekantin. Aku sangat lapar” ajak Hana lalu Seul Mi pun mengangguk setuju.
Kebetulan dia juga sedang lapar sekarang ini.
.
.
Disisi lain, Taeil terlihat sangat kesal saat
ini. Karna gadis itu. Ya benar. Gadis itu sangat keras kepala sekali. Ia tak
tahu harus bagaimana lagi untuk membuat gadis itu berhenti mengganggunya.
Kemudian, Ia melirik ketiga sahabatnya yang berada di samping. Ketiga
sahabatnya hanya menggeleng cepat. Mereka tahu bahwa Taeil sedang membutuhkan
pertolongan dari mereka. Tapi untuk sekarang ini mereka tidak punya ide
satupun.
.
Mengetahui itu, Taeil menghela nafasnya kasar.
Dan kemudian dia menghentikan langkahnya. Membuat gadis itu dan ketiga
sahabatnya ikut berhenti. Kedua mata Taeil menatap malas gadis itu. Yang di
tatapnya tersenyum manis, tapi bagi Taeil itu senyuman yang menjijikan.
.
“Berhentilah mengikutiku terus” ucap Taeil
datar. Dia memang seperti itu. Dan perlu kalian tahu Taeil orang yang tak suka
banyak bicara. Dia akan berbicara jika perlu. “Aku tak mau” ucap gadis itu
cepat. Taeil menggeram kesal sedangkan ketiga sahabatnya menggeleng-nggelengkan
kepalanya. Gadis yang keras kepala, pikir mereka.
.
Kemudian Jongin angkat bicara. “Turuti saja
kemauannya. Kau hanya menganggu kehidupannya” ucap Jongin kepada gadis itu.
Jung Hyena, ya.. dia bernama Jung Hyena. “Apa yang dikatakan Jongin benar.
Sebaiknya kau jangan ganggu Taeil terus” Soon Young juga angkat bicara. Gadis
itu berdecak sebal. “Ahhh kalian menyebalkan” oceh Hyena.
.
Taeil menyunggikan bibirnya. Ketiga sahabatnya
memang pengertian. Jadi, dia tak harus mengeluarkan banyak suara saat ini. Gadis
itu menggerutu sebal kepada ketiga lelaki yang sekarang sedang menatapnya. Kemudian
Hyena menoleh kearah Taeil. “Taeil aku sangat mencintaimu. Sungguh... jadilah
pacarku” tak ada rasa malu ketika Hyena mengucapkan itu. Bahkan di depan banyak
siswa. Hingga semua siswa yang berada disana mengerubungi mereka.
.
Dsisi lain, Hana dan Seul Mi yang kebetulan
lewat melihat siswa-siswa yang sedang menggerombol tersebut. Hingga mereka
berdua penasaran dan ikut bergabung dengan mereka.
.
“Aku sudah mempunyai pacar” sudah dua kali
Taeil menjelaskannya tetapi Hyena tak percaya sama sekali. Membuat kesabaran
Taeil hilang. Ketiga temannya melongo tak percaya atas apa yang di katakan Taeil.
Jung Kook mendekat ke arah Taeil dan membisikan sesuatu. “Apa yang di katakan
tadi benar? Kenapa kau baru memberitahu
sekarang?” bisik Jung Kook. “Tidak benar. Ini hanya akalanku saja” bisik Taeil.
Jung Kook menangguk pelan kemudian ia bergabung lagi dengan Soon Young dan
Jongin.
.
“Apa yang dia katakan?” tanya Jongin pada Jung
Kook. “Ini hanya idenya saja agar yeoja itu tak mengganggunya lagi” setelah
mendengar itu Jongin dan Soon Young mengangguk ngerti.
.
Untuk membuat gadis itu lebih percaya, Taeil
menarik seorang siswa perempuan yang entah namanya siapa. Perempuan itu tak
mengerti apa yang di lakukan namja itu. Kemudian Taeil merangkul gadis tersebut
dan mencium kilat bibir gadis yang tadi ia tarik. Membuat orang-orang yang
berada disekitarnya menatap tak percaya. Termasuk Hyena dan ketiga sahabatnya.
Jung Kook, Jongin dan Soon Young masih tak percaya apa yang dia lihat tadi,
seorang Taeil yang mencium gadis di depan banyak orang. Ini baru pertama
kalinya.
.
“Sekarang kau percaya? Sudah kubilang bukan”
ucap Taeil di sertai senyumannya. Hyena
hanya terdiam seribu bahasa. Gadis itu menatap Taeil nanar. Manik matanya
terlihat berkaca-kaca. “Kau jahat” ucap Hyena sebelum melangkah pergi.
.
Setelah kepergian Hyena membuat Taeil
tersenyum lega. Dan ia baru tersadar bahwa
ia masih merangkul gadis itu. Kemudian Taeil melepaskan rangkulannya dan
berlagak seperti tak terjadi apa-apa. “Maaf” ucapnya singkat dan terdengar
sangat dingin.
.
“Maaf kau bilang? Yak!! Kau merebut ciuman
pertamaku” protes gadis tersebut. Ketiga sahabat Taeil tertawa ketika gadis itu
mengatakan bahwa itu ciuman pertamanya. “Hei, kenapa kalian tertawa? Apa itu
lucu eoh??” sepertinya gadis itu terlihat sangat kesal sekali. Tiba-tiba teman
perempuannya datang dan segera menarik gadis itu untuk meninggalkan tempat ini.
.
Setelah gadis itu pergi kemudian Jongin, Jung
Kook dan Soon Youn g mendekati Taeil. Jongin memegang pundak Taeil dan berucap,
“ Kau telah merebut ciuman pertamanya” ucapnya disertai kekehan kecil.
Sepertinya ia akan menjadi bahan tertawaan teman-temannya.
.
.
.
TBC
Ehm..ehm.. gimana nih FFnya serukah atau
ngebosenin? Maaf jika FF ini pendek menurut kalian. Author janji untuk chap
selanjutnya akan diperpanjang. Ahh ia jangan lupa tinggalkan jejak jika sudah
membaca #AuthorNIKYoon

Komentar
Posting Komentar