Author : NIKYoon
Cover by : Tiara12
Main cast :
-
Park Chanyeol
-
Oh Sehun
-
Kim Jongin
-
Byun Baekhyun
-
Song Woorin (OC)
-
And other
Genre : school life, romance, comedy (?),
hurt, etc
Rated : T
Notes : Sebenernya FF ini merupakan mv
Seventeen, judulnya Chocolate. Tapi aku buat sedikit berbeda. Dan juga castnya
member EXO :v . Maaf jika ada typo yang nyelip^^ kalo lebih dapat feelnya lagi
mending sekalian sama ndengerin lagunya.
.
:-:-:-:-:-: HAPPY READING FRIENDS :-:-:-:-:-:
.
Suasana di ruang kelas 2 B nampak seperti
biasanya. Beberapa siswa sedang mengobrol juga ada yang sedang melaksanakan
piketnya. Termasuk ke empat namja yang terkenal dengan ke tampannya. Mereka
adalah Chanyeol, Baekhyun, Kai dan Sehun. Kai sedang membaca buku sedangkan
Sehun sedang menghapus papan tulis. Kalau Chanyeol dan Baekhyun terlihat sedang
asyik mengobrol.
.
Beberapa saat kemudian, yeoja cantik dengan
rambut hitam panjangnya memasuki kelas tersebut. Terlihat dari raut wajahnya,
yeoja itu kelihatan seperti bahagia sekali. Kedua tangannya memegang sebuah kotak
berwarna pink yang diatasnya dihias oleh pita.
.
Sehun yang sedari tadi menghapus papan tulis,
pandangannya beralih menatap yeoja itu. ‘Woorin kau sangat cantik hari ini’
batin Sehun. Samar-samar Sehun tersenyum kepada yeoja itu. “Yak! Cepat
bersihkan, ini masih ada coretan di sana!!” ocehan Kai membuat Sehun memudarkan
senyumannya. Raut mukanya berganti menjadi kesal. ‘huh! dia mengganggu saja!
Dasar kulit gelap’ gerutu Sehun dalam hati.
.
Kai hanya terkekeh kecil saat tahu bahwa Sehun
kesal kepadanya. ‘Rasakan! Makanya jangan curi-curi pandang kepada calon
kekasihku!’ batin Kai. Kai tahu, Sehun sedari tadi memperhatikan Woorin. Maka
dari itu, dia segera menyuruh Sehun agar menghapus lagi sisa-sisa tulisan di
papan tulis. Sehingga Sehun tidak memandangi Woorin terus. Begitupun dengan Kai
kini ia diam-diam memperhatikan yeoja itu. Senyum menyungging di bibirnya. Kai
melihat bahwa yeoja itu sedang tersenyum sembari melihat kotak berwarna pink.
.
“Ahh apa mungkin dia akan memberikan kotak itu
kepaku?” gumam Kai yang tak henti-hentinya memandang gadis itu. “Ah tak
mungkin, disini ada Chanyeol hyung, Baekhyun hyung dan juga si albino. Aku tahu
mereka juga menyukai Woorin. Astaga, sainganku banyak sekali” gerutu Kai.
.
“Sial aku keduluan” rutuk Kai pada dirinya
saat mengetahui bahwa Baekhyun terlebih dahulu menghampiri Woorin. Dia hanya
menggerutu kesal karena tidak terlalu cekatan dalam mendekati gadis.
.
.
“Annyeong Woorin-ah, kau terlihat bahagia
sekali hari ini” sapa Baekhyun seraya mendudukan pantatnya di kursi. “Ah
Baekhyun, kau gampang sekali menebak perasaan” ucap gadis itu seraya tersenyum
manis. Baekhyun terasa meleleh di tempat melihat senyum itu. “Wah apa ini?
sebuah hadiah. Pasti sangat spesial sekali” Baekhyun memegang kotak itu, tapi
tidak diperbolehkan oleh gadis itu. “Pelit sekali!” cibir Baekhyun cemberut. “Kau
tak boleh memegang kotak ini. Karena nanti akan aku berikan kepada orang yang
sangat spesial” balas yeoja itu, kemudian Woorin menaruh kotak tersebut ke
dalam tasnya.
.
“Memang di dalam kotak tersebut isinya apa?”
tanya Baekhyun yang sangat penasaran. “Ini coklat buatanku sendiri” jawab yeoja
itu dan di balas anggukan kepala Baekhyun. “Wah pasti sangat enak. Itu untukku
bukan?!” Baekhyun berniat mengambil kotak itu di dalam tas milik Woorin. Tapi
sebuah suara menghentikannya.
.
“Yak! Baekhyun, astaga itu hadiah untukku,
jangan mengambil seenaknya!” tiba-tiba Chanyeol menghampiri mereka berdua.
Disusul oleh Kai dan Sehun. “Dasar tiang listrik! Itu bukan untuk kau! pasti
itu untukku” seru Sehun yang disambut dengan tatapan tajam oleh Baekhyun,
Chanyeol dan Kai. “Jangan bermimpi albino, itu bukan untukmu. Yang pasti hadiah
itu untukku. Bukan begitu Woorin?” ucapan Kai dibalas oleh tawaan keras yang
berasal dari ke tiga namja yang berada disana.
.
“Astaga, jangan saling menertawakan. Lihat Han
songsaenim datang” ke empat namja itu pun segera beralih menuju bangkunya
masing-masing. Pelajaran dimulai dengan sangat tenang. Semua siswa di ruang
kelas 2 B sangat konsen mengikuti pelajaran Han songsaenim. Terkecuali Kai,
Sehun, Chanyeol dan Baekhyun. Mereka sedang dalam pikirannya masing-masing. Membayang
bahwa mereka sedang kencan dengan Woorin.
.
Sesekali Sehun curi-curi pandang kepada
Woorin. Sedangkan gadis itu tidak tahu bahwa sedari tadi ada yang sedang
memperhatikannya. Sehun tersenyum ke arah Woorin. Namun senyuman itu memudar
ketika Baekhyun memberikan sebuah kertas kepada Woorin. ‘Hyung kau mengganggu
kesenanganku saja!’ kesal Sehun dalam hatinya. Sehun pun kembali menghadap
kedepan dengan keadaan kesal.
.
Woorin kemudian membuka kertas yang diberi
Baekhyun. ‘Tak ada tulisan’ batin Woorin ketika memandangi kertas tersebut.
Park Chanyeol tanpa sengaja melihat kotak yang terdapat di dalam tas Woorin. Kebetulan
tas Woorin terbuka sedikit jadi Chanyeol dapat melihat kotak tersebut yang
sebelumnya di taruh oleh Woorin. Sebuah ide terlintas di pikiran Chanyeol.
Chanyeol berniat ingin mengerjai Woorin. Bukan mengerjai tapi, itu sebuah
kesempatan untuk menatap wajah Woorin dari dekat.
.
Tangan kanan Chanyeol menepuk pundak Woorin
sehingga gadis itu menoleh kearahnya. “Wae?” tanya gadis itu. Chanyeol hanya
memasang wajah biasa saja dan terus
memperhatikan wajah Woorin. ‘Bagaimana kau bisa semanis itu Woorin-ah’ puji
Chanyeol dalam hatinya. Gadis itu pun kemudian menghadap kedepan kembali. ‘namja
aneh’ batin Woorin. Chanyeol hanya tersenyum ketika dia berhasil mengerjai
Woorin. Baginya ini sangat lanka. Baru pertama kali ini Chanyeol membanggakan
dirinya sendiri ketika ia berhasil mengerjai Woorin gadis yang ia sukai.
.
@ ISTIRAHAT
Jongin putih
‘lihat saja nanti, pasti kotak itu untukku. Bukan
untuk kalian’
Sehun cool
‘dasar kulit gelap, jangan berharap kau akan
mendapatkannya’
Baekhyun tampan
‘eleh kalian berdua bangunlah ini sudah pagi. Cih,
mimpi kalian sangat buruk’
Park Chan
‘dasar nama facebook kalian alay sekali #member EXO
facebookan ternyata :v . Kai jangan berharap kulitmu putih. Kau itu sudah gelap
permanen #Author di gamvar fans# Sehun kau jangan terlalu berharap bahwa kaulah
yang mendapatkan coklat itu! Dan Baekhyun sepertinya kau harus minum obat. Kau
mulai nggak jelas’
.
“Yaakkkkk!!!” teriak Baekhyun, Kai dan Sehun.
semua siswa yang berada disana memandang mereka bertiga aneh. Sementara
Chanyeol terkekeh kecil ketika melihat muka mereka saat sedang marah. Baginya
itu sangat lucu. “Park Chanyeolllllll....!!!!!” teriak mereka bertiga lagi.
Sedangkan Chanyeol memasang muka polosnya. Seolah dia tak mempunyai salah
kepada mereka.
.
Seketika mereka diam saat Woorin masuk kedalam
kelas. Mereka salah tingkah. Chanyeol berniat ingin menghampiri yeoja itu. Tapi
terlambat yeoja itu kembali pergi dengan membawa kotak berwarna pink. Apa? Kotak
itu?. Mereka ber-empat menatap satu sama lain. Dia bingung. Dalam pikiran
mereka mau dibawa kemana kotak itu. Bukankah untuk salah satu dari mereka?.
.
Mereka menyusul Woorin. Hingga sampai di depan sebuah
jendela. Terlihat Woorin sedang memberikan kotak itu kepada seorang namja.
Namja itu kemudian tersenyum kepada Woorin. “Ah sial! Coklat itu bukan di
berikan kepadaku melainkan si pendek Kyungsoo” kesal Chanyeol. Baekhyun hanya menatap
sendu. Hingga ia tak sanggup lagi untuk melihat pemandangan di depannya. Baekhyun
kesal lantaran coklat itu bukan di berikan kepadanya melainkan namja lain.
.
Begitu juga dengan Kai dan Sehun. Ia sangat
kesal seperti yang dialami Baekhyun dan Chanyeol. Hingga membuat mereka semua
beranjak pergi. Sekarang ia tahu bahwa perhatian mereka selama tidak berhasil.
Hingga sekarang membuat hati mereka merasa sakit. Woorin menyukai namja lain. “Kita
tak beruntung hari ini” ucap Sehun kemudian disertai anggukan Kai. “Hm... kita
sudah terlambat” sambung Kai. “Woorin menyukai Kyungsoo, aku tahu karena dia
membuat coklat itu untuk orang yang sangat spesial” lanjut Baekhyun. “Cintaku
bertepuk sebelah tangan” gumam Chanyeol.
.
“Aku dengar itu Park Chanyeol! Bukan kau saja
aku juga mengalaminya!”
“Baekhyun hyung, kau tak menyadari ?! aku juga
mengalaminya!”
“Sudahlah kalian sangat berisik. Masih banyak
yeoja lain diluar sana. Pasti kita bisa mendapatkan yang lebih baik dibanding
Woorin”
“Cih, Sok bijak!” cibir Sehun.
“Yak! Sehun-ah!!!” teriak Kai membuat
Baekhyun, Chanyeol dan Sehun menutup telinganya.
“Aish! Sudahlah lebih baik kita ke kantin. Kajja”
.
:-:-:-:-:-:-: END :-:-:-:-:-:-:
.
Sebenarnya kurang satu cast lagi. Tapi udah
kebanyakan jadi hanya 4 namja dan 1 yeoja saja. Ingat setelah membawa FF ini
wajib tinggalkan jejak. Btw udah ada yang nonton mv seventeen chocolate?
Mungkin ada yang sama adegannya tapi aku buat versi sendiri aja^^ jadi sedikit
beda sih. Makasih yang udah ngeluwangin waktunya untuk membaca FF ini.

Komentar
Posting Komentar