Special Girl (Threeshoot/3 END)


 Tittle :  Special Girl
Author : ByunBaek
Cast : Park Chanyeol < 찬녈> & Yoon Seorin (OC) < >
Other cast : Byun Baekhyun < >
Genre : Fantasy, friendship, School life, Sad, romance
Rating : PG-16
Lenght : Threesoot/3 (END)
Cover by : Anita Siska L
Warning!
-           Don’t copy
-           This Fanfiction is mine, no plagiat
-           No silent readers
-           Typo merajalela (mungkin)

HAPPY READING

“Baekhyun, kajja kita pulang” Baekhyun mengangguk kemudian ia masuk ke dalam mobilnya. Di susul oleh Chanyeol dan Seorin. Chanyeol masih bingung dengan keadaan yang sekarang. Ia merasa kedua sahabatnya yang merencanakan ini agar ia tidak jadi mencuri flashdisk itu. Ia merasa marah sekarang.
.
“Ya!! rupanya kalian bersekongkol eoh?” tanya Chanyeol memandang mereka berdua. Seorin dan Baekhyun hanya tersenyum. “Ya!! tak usah tersenyum, sangat jelek tau” ucap Chanyeol mempoutkan bibirnya. Kemudian, Baekhyun segera menyalakan mesin mobilnya. Seorin hanya diam saja menghadap ke depan. Chanyeol masih kesal terhadap mereka berdua. “Kalau seperti ini, apa yang harus aku lakukan besok, pasti Kai marah dan___” sebelum Chanyeol meneruskan ucapannya tiba-tiba Seorin memegang tangan Chanyeol.
.
“sudahlah kau akan aman besok, tenang saja” ucap Seorin dia memegang erat tangan Chanyeol. Dan itu membuat Chanyeol menjadi gugup dan jantungnya berdetak cepat lagi. Seperti yang ia rasakan sebelumnya. Begitu juga dengan Seorin ia juga merasakan apa yang sedang dirasakan oleh Chanyeol. Biar kutebak mereka sedang jatuh cinta. Kuyakin itu.
.
Baekhyun berdehem ketika melihat mereka berdua sedang berpegangan tangan. Seorin segera melepaskan genggaman tangannya. Rasa canggung menyelimuti mereka berdua. Dan keadaan menjadi hening tak ada pembicaraan apapun setelah itu. Mobil yang ditumpangi mereka berhenti dan membuat Seorin dan Chanyeol bingung. Bukankah tujuannya ke rumah Chanyeol? Kenapa berhenti di depan supermarket?
.
“Eum... kurasa aku akan membeli minuman dulu, kalian tunggu sebentar ne” Baekhyun melepaskan sabuk pengamannya dan segera keluar dari mobilnya. Berjalan masuk kedalam supermarket itu. Sekarang di mobil hanya ada Seorin dan Chanyeol. Tiba-tiba Chanyeol juga melepaskan sabuk pengamannya dan berniat untuk keluar dari mobil itu. “Ya!! Chanyeol-sii kau mau kemana?” tanya Seorin. “A-aku akan k-kembali kesekolah!!” jawab Chanyeol terbata-bata. “jangan Chanyeol, ini juga sudah gelap”.
.
Seorin berusaha mencegah Chanyeol agar tidak pergi. “Aku akan tetap pergi kesana” bantah Chanyeol kemudian membuka pintu mobil itu. Dengan cepat Seorin meraih tangan Chanyeol dan itu membuat tubuh Chanyeol tertarik kedepan sehingga wajahnya berhadapan dengan wajah Seorin. Mata mereka sedang beradu. Tangan Chanyeol yang satunya menopang tubuhnya. Chanyeol merasakan jika darahnya berdesir begitu juga dengan Seorin. Jantung mereka juga berdetak sangat cepat.
.
Disaat seperti itu Baekhyun kembali ke mobil dan kedua matanya melihat adegan tersebut. Ia terkejut. Tiba-tiba sebuah ide terlintas di otaknya. Ia segera mengambil handphonenya dari dalam saku. Berniat untuk memoto mereka berdua. Tetapi dia tidak berhasil, mereka berdua sadar jika ada dia disitu. Dengan cepat, mereka pun merubah posisi mereka berdua. Berlagak tidak terjadi apa-apa. “Ehm...ehm... teruskanlah, sebaiknya aku kembali ke supermarket lagi” seru Baekhyun dengan tersenyum evil.
.
“Ya!! Baekhyun-sii” ucap mereka berdua serempak. “Astaga kalian kompak sekali!!” puji Baekhyun menatap mereka berdua. “sudahlah, cepat!! Ini sudah malam!!” seru Seorin. Baekhyun terkekeh geli melihat tingkah laku mereka berdua. Seperti maling yang tertangkap basah. “baiklah” Baekhyun segera masuk kedalam mobil dan menyalakan mesin mobilnya.
.
>> SKIP <<
“ahjumma kami pulang dulu ne” pamit Seorin dan Baekhyun. “sekali lagi terimakasih telah mengantarkan Chanyeol” teriak Ny. Park seraya melambaikan tanganya kepada mereka berdua. Setelah itu, Ny. Park masuk ke dalam rumahnya. Disisi lain, Chanyeol hanya memandangi mobil yang mereka tumpangi di jendela kamarnya. Lama kelamaan mobil itu semakin tidak terlihat jelas. Tiba-tiba saja Chanyeol tersenyum ketika mengingat kejadian tadi saat di mobil.
.
“Astaga, kenapa disetiap aku berdekatan dengan Seorin rasanya jantungku ini ingin meledak?” tanyanya pada diri sendiri. Ia masih tersenyum. Kemudian ia melangkahkan kakinya menuju ke ranjang dan membaringkan tubuhnya. Kedua matanya menatap langit-langit kamarnya. “sepertinya aku jatuh cinta pada Seorin, tapi mana mungkin?!  dia itu bukan manusia dan dia juga berasal dari dunia yang berbeda” gumamnya. “ahh.. sudahlah lebih baik tidur saja”.Chanyeol melepas kacamatanya dan ditaruh disamping bantalnya. Tak butuh waktu lama, ia sudah terlelap dari tidurnya. Sepertinya ia merasa lelah hari ini.
.
>> keesokan harinya <<
Hari yang begitu cerah, sesosok gadis yang berbalut seragam sekolah ini sedang melintasi koridor sekolahnya. Ini adalah hari kedua dia bersekolah disini. Seorin tak bersama dengan kedua sahabatnya. Karena ia lebih memilih berangkat pagi dari pada harus menunggu Chanyeol dan Baekhyun. mereka berdua sangat lamban. Buktinya tadi pagi saat ia pergi kerumah Chanyeol, Ny. Park mengatakan kalau Chanyeol belum bangun dan begitu juga dengan Baekhyun. Jadi lebih baik dia berangkat sendirian saja untuk hari ini.
.
Saat Seorin sampai di kelasnya, disana ia mendapat pemandangan yang tidak mengenakan. Kedua matanya melihat sesosok namja yang ia benci. Kai, dia sedang duduk dibangku paling depan di deretan kedua. Sorot matanya tajam menatap Seorin. Seperti sedang mencari kebenaran terhadap diri Seorin. Yeah itu benar. Kemarin ia mendapat kabar dari Sehun tentang apa yang ia lihat saat di koridor sekolah.
>> Flashback on  <<
Sehun terengah-engah saat menghampiri Kai. Nafasnya masih belum stabil. Karena ia baru saja berlari. Kai yang melihat Sehun langsung angkat bicara. “Hei, kenapa kau? Ada apa?” tanya Kai menghampiri Sehun. “Hosh...hosh.. K-Kai... aku punya berita terbaru___” sebelum Sehun menyelesaikan ucapannya Kai memotonya. “tarik nafas terlebih dahulu, baru kau bicara” kata Kai. Sehun menuruti perkataan Kai, dia lalu manarik nafasnya dalam-dalam lalu dia keluarkan. “hm..sudah merasa lebih baik?” tanya Kai dan dijawab dengan anggukan oleh Sehun.
.
Aku punya dua hal yang ingin kubicarakan padamu, yang pertama Chanyeol tak akan mencuri flashdisk itu dan yang kedua Soerin bukan manusia! Dia bisa teleportasi” Kedua mata Kai membulat sempurna. Ia sangat terkejut saat mendengar ucapan Sehun barusan. Sehun mengambil handphonenya yang ada di dalam saku kemudian ditunjukkan kepada Kai. jika kau masih tidak percaya tentang Seorin lihatlah video iniucap Sehun sembari menyodorkan Hpnya ke Kai. ‘lihatlah besok Chanyeol, salah satu sahabatmu akan kubuat  menderita’ ucapnya dalam hati ia tersenyum puas.
>> Flashback off <<
Kai beranjak dari duduknya dan melangkahkan kakinya menghampiri Seorin yang terdiam di depan pintu. Tanganya melambai-lambai di depan raut wajah Seorin yang sedari tadi diam saja. Kai menampakkan senyumannya. “Hei, bersiap-siaplah setelah ini pasti akan ada  hal yang seru” ucap Kai menepuk pundak Seorin dan dengan tersenyum manis ke arahnya. Seorin masih terdiam disana dan merasakan ada hal yang aneh di dalam diri namja itu.
.
‘cihh.. hal seru, dan kenapa tiba-tiba dia sok akrab kepadaku?’ tanya Seorin dalam hatinya. Ia berusaha tidak membahas lagi tentang itu. Ia memilih untuk duduk di bangkunya. Keadaan kelas masih sama. Sehingga ia mengambil buku di dalam tasnya untuk dibaca sambil menunggu yang lain. Waktu cepat berlalu tetapi apa yang terjadi, keadaan kelas masih tetap kosong. Seorin berpikir kalau dia berangkat sekolah sangat pagi sekali. Tetapi saat dia melihat di jam yang terpajang di dinding menunjukkan pukul 06.55 dan itu menandakan kelas akan segera di mulai.
.
“Astaga... kemana semua siswa dan Chanyeol juga, sebentar lagi bel masuk berbunyi tetapi dia belum berangkat juga” gerutu Seorin yang sudah semakin khawatir tentang keadaan sekarang. Huh... baru saja Seorin berucap Chanyeol datang dengan nafas yang terengah-engah. Sepertinya ia habis lari marathon :v. “Ya!! kenapa kau baru datang, kau tahu aku sangat bigung sekarang. Kemana semua siswa? Apakah ini hari libur eoh?” tanya Seorin kepada Chanyeol.
.
Chanyeol mencoba mengatur nafasnya agar kemudian ia menjawab “Seorin-sii, kau dalam bahaya sekarang” ucapan Chanyeol membuat dahi Seorin mengkerut alis satunya di angkat. Ia tidak mengerti dengan apa yang diucapkan Chanyeol barusan. “bisa kau ulangi lagi, aku belum paham” pinta Seorin. Chanyeol menghela nafasnya pelan. “Seorin, aku tidak tahu kenapa ini bisa terjadi, sepertinya ada seseorang yang sudah tahu tentang mu, eum... tentang kau yang mempunyai kekuatan, aku melihat berita di papan pengumuman” jelas Chanyeol dan kini Seorin sangat terkejut.
.
Bagaimana bisa ada seseorang yang tahu tentangnya. Yang tahu tentang dirinya hanyalah Chanyeol, Baekhyun dan Orangtuanya Chanyeol. Itu yang sekarang Seorin tahu. Dan itu juga sangat rahasia. Ia meminta Baekhyun, Chanyeol dan orangtuanya Chanyeol tidak memberitahukan kepada siapapun. ‘apa jangan-jangan...’ Tiba-tiba dia teringat saat berada di koridor sekolah waktu itu. Saat bertemu dengan Baekhyun ia menggunakan kekuatannya. Apakah ada siswa yang melihatnya saat itu? jika itu benar maka, Seorin terpaksa harus keluar dari sekolah ini dan tentunya akan pergi meninggalkan bumi untuk selama-lamanya. Dia juga tidak bisa menjaga Chanyeol lagi.
.
Ia sangat cemas sekarang. Chanyeol berusaha untuk menenangkan Seorin. “tenanglah, aku pasti akan membantumu” seru Chanyeol, Ia pun menarik tubuh Seorin kedalam dekapanya. Ia sangat kasihan kepada yeoja itu. Ani, bukan kasihan tetapi ia tidak mau jika yeoja yang sangat ia sanyangi harus pergi ke asalnya bahkan untuk selama-lamanya.
.
.
.
Seorin sedari tadi hanya termenung di kelasnya. Tak sendirian, Chanyeol masih ada di dalam kelas semenjak tadi. Dan hanya memperhatikan Seorin saja. Tak perduli siswa yang berada di luar kelas. Mereka hanya melihat mereka berdua di jendela kelas. Dan membicarakan mereka berdua.
“Ya!! lihatlah, apakah Chanyeol tak takut dengannya?” 
“dia itu bukan manusia, bagaimana jika dia menyihir Chanyeol?”
“Astaga kenapa kau mengkhawatirkan namja cupu itu, ckckck”
“kalo kita berdiri disini terus, kapan kita bisa belajar?
“tapi, lihatlah Seorin masih di dalam kelas”
“Hm.. kalo begitu kita usir saja dia!!”
Begitulah yang diucapkan para siswa tentang mereka berdua. Mereka takut akan keberadaan Seorin yang ada di dalam kelas. Dan juga tak hanya itu, mereka berpikir akan teerjadi hal yang buruk. Maka dari itu, mereka berniat untuk mengusir Seorin dari sekolah ini.  
.
Guru Han yang tahu tentang hal ini, tak tinggal diam. Dia sekarang sedang menuju ke kelas. Langkah kakinya terlihat sangat cepat. Sesampai di sana ia langsung meminta Seorin untuk ke ruangannya. Seorin hanya mengangguk pasrah. Ia berharap keberuntungan menghampirinya.
.
Disisi lain Chanyeol merasa gelisah. Baekhyun yang sedari tadi disamping Chanyeol hanya heran. Dia juga sedang bingung, apa yang seharusnya ia lakukan sekarang, terutama untuk membantu Seorin. Sebuah ide terlintas di otaknya. Ia segera memberitahukan kepada Chanyeol. “Chanyeol, aku sudah punya cara untuk membantu Seorin” ucap Baekhyun disertai dengan senyum yang mengembang di wajahnya.
.
Dan disambut dengan senyuman Chanyeol yang tak kalah mengembangnya dengan Baekhyun. Ia sangat terlihat senang ketika mendengarnya. Ia beralih menatap Baekhyun. Raut mukanya menandakan seperti menyuruh Baekhyun untuk menjelaskan tentang ide apa yang Baekhyun dapat. “Baiklah, aku akan menjelaskannya kepadamu. Eum... untuk membantu Seorin bagaimana kalau kita mencari siapa yang membuat berita itu di papan pengumuman” jelas Baekhyun, sedangkan Chanyeol mengangguk ngerti apa yang barusan tadi Baekhyun katakan.
.
Kemudian, mereka berdua pun mulai mencari orang itu. Mereka berkeliling di setiap penjuru sekolah. Baekhyun masih bertanya-tanya kepada siswa lain tentang berita itu. sedangkan Chanyeol ia terjatuh karena tertabrak oleh seseorang. Ia masih memegangi bokongnya yang sakit karena terbentur lantai. Orang itu hanya memandangi Chanyeol saja, sama sekali tak membantunya. Tetapi, tidak apa.. untung saja Chanyeol di bantu oleh Baekhyun. “Ya!! kenapa kau malah berdiri terus? Bukannya membantu!!” bentak Baekhyun kepada orang yang telah menabrak Chanyeol.
.
“Cihh.. buat apa aku membantu dia!! Mengotori tanganku saja” jawab orang itu dengan tersenyum sinis. Kemudian orang itu berlalu pergi tanpa memperdulikan ocehan Baekhyun yang sangat berisik. “Kai!!” teriak Baekhyun membuat siswa yang berada di koridor sekolah menatapnya. “dasar namja tak tahu diri!!” umpat Baekhyun. “sudahlah Baekhyun, kajja kita mencari lagi” Baekhyun dan Chanyeol melanjutkan kegiatannya lagi. Mereka tak putus asa mencari orang yang sudah menyebarkan berita tentang Seorin.
.
“sudah kita cari ke semua tempat dan bertanya ke semua siswa tetapi tidak ada yang tahu” seru Baekhyun langkahnya terhenti dan duduk di bangku taman. “hm.. kau benar Baek. Tetapi apakah kita sudah bertanya kepada semua siswa? Sepertinya tidak?! Baek, ada dua siswa yang belum kita tanyai atau mungkin, merekalah yang menyebarkan berita itu” ujar Chanyeol seraya membenarkan kaca matanya. “maksudmu, Kai dan Sehun?” tanya Baekhyun yang dijawab dengan anggukan kepala Chanyeol.
.
>> Ruangan Guru Han <<
Perasaan cemas dan takut masih menyelimuti di dalam diri Seorin. Dia tidak bisa membanyangkan dirinya yang akan pergi meinggalkan bumi ini dan tidak lagi bertemu dengan Chanyeol. Padahal baru beberapa hari, dia seperti tak ingin berpisah dengan Chanyeol. Sepertinya virus cinta telah menyebar dalam diri Seorin. Mungkin, ia menaruh rasa kepada Chanyeol.
.
“Seorin-sii, coba jelaskan lagi tentang kejadian itu... itu bukan kau kan?” tanya Guru Han yang ingin tahu kebenarannya. Seorin merasa bingung mau menjawab apa, yang pasti dia tidak mau jika jati dirinya ketahuan. “I-itu... i-tu___” ketika Seorin ingin menjawab tiba-tiba terhenti dengan suara pintu yang dibuka dengan sangat keras. ‘Baekhyun...Chanyeol’ ucap Seorin dalam hati. Guru Han yang melihat tingkah laku siswanya, segera berdiri dri duduknya. Wajahnya sangat marah, karena siswanya ini dianggap tidak sopan.
.
“Apa yang kalian lakukan huh? Chanyeol...Baekhyun... kalian” ucap Guru Han marah. “maaf Bu, kami tidak bermaksud seperti itu. kami hanya ingin membenarkan tentang berita itu. Kami yakin pasti itu bukan Seorin” ujar Baekhyun sembari menundukan kepalanya. “bagaimana mungkin, apakah ada buktinya?”. Tiba-tiba Kai dan Sehun muncul dihadapan mereka semua. “Jangan dengarkan kata mereka Bu, kami punya buktinya jika Seorin itu bukan manusia” ucap Kai dengan lantangnya. Ia pun melangkah maju menghadap Guru Han dan menujukkan video yang direkam oleh Sehun di dalam Hpnya.
.
“Se-seorin k-kau....” ucap Guru Han tak percaya. Soerin hanya tertunduk takut. Sorot mata Guru Han seperti masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat barusan. Tak terkecuali dengan Chanyeol dan Baekhyun, karena mereka sudah tahu kebenaran Seorin dari dulu. Chanyeol pun mengajak Seorin untuk pergi dari tempat itu. menuju ke sebuah tempat yang tenang dan nyaman untuk menghibur Seorin.
.
.
“Ahh... tak usah khawatir  ada aku  disini” Chanyeol mencoba menenangkan Seorin. Seorin malah menangis. Chanyeol menjadi sangat khawatir kepadanya. Ia memilih untuk memeluknya agar Seorin merasa lebih nyaman. Jujur saja, jantung Chanyeol sudah tak terkendali (?). Detak jantungnya lebih cepat dari sebelumnya. Dan darahnya berdesir mengiringi detak jantungnya.
.
Seorin masih terisak dalam tangisnya. Dan jangan lupa, dia juga masih berada di pelukan Chanyeol. “Chanyeol-ah,, kurasa aku harus segera pergi” ujar Seorin dengan manatap tepat wajah Chanyeol. Chanyeol terdiam dengan apa yang barusan Seorin katakan. “aku harus pergi dan mungkin selamanya, jika aku tetap disini pasti hal buruk akan terjadi” lanjut Seorin kemudian melepaskan pelukan Chanyeol dan berdiri. Matanya masih menatap Chanyeol yang sekarang wajahnya berubah menjadi sedih.
.
Segera Chanyeol meraih tangan Soerin. Karena, alasan utamanya adalah Soerin harus tetap berada di sampingnya. Dia tak ingin Seorin pergi meninggalkannya. Dia tak ingin bahwa hari ini adalah hari terakhirnya melihat Seorin. Karna bagaimana pun ia tak sanggup jika harus kehilangan Seorin, gadis yang sangat ia cintai. “Aku mohon, kau jangan pergi... tetaplah disini, karena a-aku mencintaimu Seorin-ah”
Deg....
Jantung Seorin seakan berhenti setelah mendengar pernyataan Chanyeol. Bahwa Chanyeol mencintai dirinya. ‘itu tak mungkin’ batinnya. Seorin masih tidak percaya dengan apa yang ia dengar. Chanyeol tak mungkin mencintainya. Apakah dia lupa bahwa aku bukan manusia?, pikirnya.
.
“Tidak mungkin Chanyeol-ah” jelasnya, air matanya mulai deras mengalir dipipi. “tidak mungkin bagimu, tetapi mungkin bagiku, yeah... kuperjelas lagi bahwa aku mencintaimu dan aku minta kau jangan pergi meninggalkanku” mata Chanyeol mulai berkaca-kaca. Air matanya mendesak ingin keluar tetapi ia berusaha menahannya. Chanyeol menarik Seorin kedalam pelukannya. Sekali lagi ia tetap bersih keras agar yeoja yang disayanginya tidak pergi meninggalkannya. Chanyeol ingin Seorin berada disampingnya selamanya.
.
.
>> 1 Tahun <<
Sesosok namja dengan berperawakan tinggi sedang duduk di taman. Matanya menatap kosong ke depan. Tak ada pergerakan sama sekali. Semenjak tiga jam yang lalu. Ia memikirkan seorang yeoja yang amat ia sayangi. Kurasa kalian paham? Benar, namja itu adalah Chanyeol. Ia sekarang sedang merindukan Seorin. Sejak Seorin meninggalkan dia waktu itu, ia merasa hatinya tak tega. Tetapi ia harus menghargai keputusan Seorin. Walau bagaimana pun Seorin harus pulang ke asalnya.
.
Chanyeol berharap ia bisa bertemu dengan Seorin. Walaupun hanya sebentar saja. Dia ingin memeluknya, melepas kerinduannya selama ini. Sudah satu tahun Seorin meninggalkannya. “Seorin-ah... kumohon, aku ingin sekali bertemu denganmu, walau hanya sebentar saja” matanya memanas. Ia tak bisa menahan air matanya lagi. Tes... air mata itu mulai membasahi pipinya. Dan pada saat itu juga hujan turun. Kini, seluruh pakaian sudah basah kuyup akibat air hujan. Ia masih tetap duduk di bangku taman itu.
.
Hingga tak sadar, seseorang datang dan memayunginya. Chanyeol mendongakan kepalanya. Menatap lekat wajah itu. wajah yang sangat ingin ia tatap sampai sekarang ini. Kini dia datang. Keinginan Chanyeol terkabul. Dengan cepat Chanyeol memeluk orang itu hingga payung yang di pegangnya jatuh. “Seorin-ah kau datang?!... aku sangat merindukanmu kau tahu, aku menunggumu... aku tidak ingin kau meninggalkanku lagi” sebuah ucapan yang keluar dari mulut Chanyeol membuat orang itu menangis. Seseorang yang tadi datang adalah Seorin.
.
Chanyeol melepaskan pelukannya. Kedua tangannya memegang pipi Seorin. Menatap lekat kedua mata indah yeoja itu. “Chanyeol-ah aku juga sangat merindukanmu, dan aku juga tidak ingin meninggalkanmu lagi... aku ingin terus berada disampingmu seperti dulu. Walaupun aku tak bisa mejagamu dengan kekuatanku lagi... aku berubah Chanyeol... pemimpin mengijinkanku untuk menjadi manusia. Tetapi, kekuatanku sebagai syaratnya. Sekarang ini aku tak lagi mempunyai kekuatan... tapi aku akan tetap menjagamu dengan sepenuh hatiku, aku menyayangimu Chanyeol.. sangat” kata-kata tersebut membuat Chanyeol tersenyum.
.
“Tak perlu menjagaku lagi Seorin... justru aku yang harus menjagamu” ucap Chanyeol. Ia memegang erat kedua tangan Seorin. Ia merasa bahagia saat ini. “Saranghae Chanyeol-ah” ungkap gadis itu. Ahh kurasa jantung Chanyeol akan meledak setelah ini setelah mendegar ucapan Seorin. “nado saranghae” balas Chanyeol disertai senyumannya.
.
.
FIN

Komentar