Tittle : N.O. (Drabble)
Author : ByunBaek
Main cast : Park Chan Yeol, Byun Baek Hyun
Other cast : Kim Seul Rin (OC)
Genre : Romance, School life, Sad
Rating : G
Note : Jika nggak terima sama endingnya jangan salahkan
author oke, salahkan saja otak author mungkin nih otak lagi gesrek jadi begitu
deh endingnya. Aku buat FF ini tuh
terinspirasi oleh FF yang judulnya “Unexpected” jadi terdapat kesamaan. Terutama
endingnya :v
.
Selamat membaca, semoga bisa menghibur^^
.
*Author pov*
Kini hati Chanyeol sangat senang sekali. Sepertinya dia ingin berteriak sekarang juga. karena
perjuangannya selama ini berhasil. Dan sekarang Seulrin resmi menjadi
kekasihnya. Dia masih senyum-senyum
sendiri mengingat jawaban Seulrin tadi. Sampai-sampai ia tak sadar bahwa
sahabatnya menghampirinya dan menatap aneh terhadap dirinya.
.
“Yak!! Chanyeol-ah...kenapa kau senyum-senyum sendiri
seperti itu? apa jangan-jangan....”.”jangan berpikiran yang tidak-tidak
Baekhyun-ah, aku masih normal” bantah Chanyeol. “syukurlah” ucap Baekhyun lega.
,
Baekhyun pun duduk
di samping Chanyeol. “tapi kenapa kau senyum-senyum sendiri seperti itu?
sepertinya sahabatku ini sedang terlihat senang sekali, coba katakanlah apa
yang sebenarnya terjadi” seru Baekhyun. “Ahh.. benar, hari ini aku sangat
senang sekali. Dengarkan baik-baik ya... Seulrin menerima cintaku dan kini ia
resmi menjadi kekasihku” jelas Chanyeol kepada Baekhyun ia masih tersenyum
seperti biasa.
.
Deg!
.
Hati Baekhyun serasa ditusuk jarum saat itu juga. Sakit
hati, ini yang dirasakan oleh namja bermarga Byun ini. Raut muka Baekhyun
seketika berubah menjadi kecewa. Dan ditambah dengan tatapan tidak suka.
Padahal pada saat itu juga dia ingin menangis, tetapi ditahan olehnya. Agar
Chanyeol tak tahu apa yang ia rasakan saat ini.
.
“chukkae Chanyeol-ah kuharap kau bahagia dengannya”.”Oh iya
aku harus pergi ada hal yang harus ku kerjakan” Baekhyun segera pergi dari
tempat itu. Chanyeol menatap kepergian Baekhyun. Chanyeol merasa ada hal yang
disembunyikan oleh Baekhyun. Namun, ia berusaha menepis tentang pikiran
negative nya terhadap Baekhyun.
.
.
“Annyeong chagi” sapa Chanyeol menghampiri gadisnya yang
sedang duduk di bangku taman. Seulrin menoleh dan tersenyum manis kepada namja
itu. “mian, karena aku, kau jadi menunggu lama” ucap Chanyeol yang sedikit
merasa bersalah. “gwaenchana Chanyeol-ah...kajja pergi” untungnya gadis itu
mempunyai sifat yang baik hati jadi kurasa dia tak mempermasalahkan hal itu.
.
Seulrin pun mengajak Chanyeol untuk pergi dari tempat itu. Mereka berdua akan berkencan hari ini.
.
Tes....tes... air mata namja mungil itu tak bisa ditahan
lagi. Ia menangis, karena barusan ia melihat Chanyeol yang sedang bersama
Seulrin. Rupanya, Baekhyun menguntit mereka berdua.
.
Baekhyun, kenapa kau tak memberitahukan persaanmu yang
sebenarnya kepada mereka. kau telat Baekhyun, sangat telat. Sekarang mereka berdua resmi
menjadi sepasang kekasih.
.
Tapi.....
Tunggu!
Jika kau mengatakan yang sebenarnya, sama saja kau telah
menyakiti hati Chanyeol. Baekhyun pun memilih untuk pergi dari tempat itu. Ia sudah tidak tahan lagi. Ia berpikir jika dia terus-terusan
berada disini, pasti hatinya sangat sakit sekali.
.
.
Semenjak saat itu, Baekhyun lebih memilih menghindar dari
Chanyeol. Sudah seharian ini Baekhyun berdiam diri di taman belakang sekolah. Menahan rasa sakit yang menimpanya. Ia tak tahu harus
melakukan apalagi selain meratapi nasibnya itu. Chanyeol yang merasa
akhir-akhir ini Baekhyun menjauhinya, hanya menghela nafas pasrah.
.
Sudah seharian ini dia mencari Baekhyun. Dia tak tahu harus
mencari kemana lagi. Ia pun teringat dengan taman belakang sekolah. Chanyeol
pun melangkahkan kakinya menuju kesana. ‘siapa tahu Baekhyun ada disana’ pikir
Chanyeol.
.
Kau sangat tepat Chanyeol!
.
Akhirnya Chanyeol menemukan Baekhyun disana. Ia melihat
Baekhyun sedang duduk termenung di bangku taman. “Baekhyun-ah...” teriak
Chanyeol senang. Ia menghampiri Baekhyun dan segera duduk disampingnya. “kau
tahu sudah seharian ini aku mencarimu, dan ternyata feeling ku benar kau ada
disini” seru Chanyeol tangannya sembari
merangkul pundak Baekhyun. “tak perlu repot-repot mencariku Chanyeol! Dan
singkirkan tanganmu itu dari pundakku!” ketus Baekhyun.
.
Ia berniat untuk pergi dari tempat itu. Ia tak mau melihat
Chanyeol.
Sreett....
Tangan kekar Chanyeol meraih tangan Baekhyun. “kenapa
sikapmu berubah Baekhyun? semenjak aku memberitahukan bahwa aku sudah kencan
dengan Seulrin kau nampak tak bahagia. Justru wajahmu menampakkan kekecewaan”
ucap Chanyeol. Dugaan Chanyeol benar dan sekarang Baekhyun tak tahu harus
berkata apa kepada Chanyeol.
.
Baekhyun menepis tangan
Chanyeol dengan kasar. Chanyeol mengernyitkan dahinya. “apakah kau menyukai
Seulrin?” tiba-tiba dengan penuh keberanian Chanyeol
mengucapkan kalimat itu. Dan itu membuat Baekhyun menjadi diam. “jawab aku
Baekhyun!” ini bukan Chanyeol yang biasanya, pertama kalinya Chanyeol membentak
Baekhyun.
.
“m-mwo? me-menyukai
Seulrin?! Aku tidak menyukai gadis itu Chanyeol” jawab Baekhyun suaranya
terdengar lirih. “jangan berbohong Baekhyun, aku tahu! Kau pasti menyukai
Seulrin” ucap Chanyeol yang masih tidak percaya.
.
“sepertinya aku harus memberitahukan ini kepada Seulrin. Aku
tak mau jika sahabatku ini menjadi seperti ini. Kubiarkan
kau dengan Seulrin. Aku tak ingin melihat kau sedih” Chanyeol melangkahkan
kakinya pergi. Ia akan mencari Seulrin.
.
“C-chanyeol....” ucap
Baekhyun dan itu membuat Chanyeol menghentikan langkahnya. “jangan katakan itu,
karena aku tidak menyukai Seulrin. Tetapi....” Baekhyun menghentikan ucapanya
sejenak. “a-aku menyukaimu Chanyeol”.
.
FIN
Komentar
Posting Komentar