Tittle :
Only for You
Author :
ByunBaek
Cast : Kim
Jong In (EXO), Han Hye Rim (OC), Jeon Jung Kook (BTS)
Genre :
School life, Romance (maybe)
Rating :
General
Length :
Oneshoot
ini FF
murni buatan author. Dan cast hanya milik keluarganya dan Tuhan, kecuali OC. Ahhh
oke langsung aja SELAMAT MEMBACA... SEMOGA MENGHIBUR^^
Hye Rim pov
Hari yang
sungguh menyenangkan, akhirnya aku bisa sekolompok dengannya. Dengan namja yang
kusukai. Ahh.. aku tak bisa membayangkan bahwa hal ini bisa terjadi. Sungguh aku
tidak menyangka. Oh iya aku hampir lupa, aku harus cepat pulang nanti eomma
mencariku. Aku segera mempercepat langkahku. Aku menelusuri koridor sekolah
sendirian. Sepi. Yap, sekarang hampir jam 4, jadi siswa lainnya sudah pulang.
Saat aku menuju ke depan gerbang, aku melihat seseorang. Siapa namja itu,
batinku. Aku mendekatinya dan ternyata dia Jongin. Aisshh namja itu lagi. Mau
apa dia? Kenapa belum pulang?. “Jongin-sii, kenapa kau masih ada disini?”
tanyaku bingung. “Aku sedang menunggu seseorang” jawabnya. Sepengetahuanku,
disini tidak ada siswa lain, kecuali aku dan dia. “menunggu siapa?” tanyaku
lagi. Dia tidak menjawab, melainkan dia menarik tanganku agar aku masuk kedalam
mobilnya. Aishh kenapa dia? Dia bahkan tidak bertanya terlebih dahulu, bahwa
aku mau atau tidak. “Ya!! kau mau bawa aku kemana eoh?”.”sudahlah jangan banyak
bicara!!” Aishh...bahkan dia membentakku. Sebenarnya dia mau apa?.
-----------------
“Ya!!
kenapa kau tak menjawab pertanyaanku hah?” dari tadi dia hanya diam. Bahkan dia
tidak menganggapku sama sekali. Aku bahkan merasa seperti patung, dibiarkan
saja. Melainkan tidak dianggap. “Heii ja___” ucapanku terpotong, dia mengerem
mendadak membuat tubuhku terdorong kedepan. “sudah sampai silahkan turun”
apa-apaan ini? seenaknya saja. Kenapa dia tak bilang dari awal kalo ingin
mengantarku. Aku menatap kesal ke arahnya dan turun dengan wajah cuek. Sebelum
aku mengucapkan terimakasih, dia langsung menancap gas dan berlalu pergi. “Aish...anak
itu” gerutuku sebal. “sebenarnya kau baik, tetapi kelakuanmu itu sungguh aku
tidak suka” gumamku sembari melihat mobilnya yang semakin menjauh. Kemudian,
aku segera masuk ke dalam rumah. “Hye Rim kenapa kau baru pulang?” tanya eomma
yang melihatku menutup pintu rumah. “ne eomma,, tadi Choi songsaenim memberiku
tugas, jadi kuselesaikan saja di sekolah” jawabku. “Baiklah, mandilah nanti
eomma akan menyiapkan makanan” aku mengangguk dan masuk kedalam kamarku.
---- skip
----
Makanan
sudah tertata rapi di atas meja, “Ahh eomma, sepertinya ini lezat” ucapku
sembari menunjukkan nasi goreng yang tepat berada di depanku. “itu untuk kau”
wahh eomma, tau saja jika aku ingin memakan nasi goreng ini. Aku pun segera
mencobanya dan eum rasanya sangat enak jika eomma yang memasaknya. Karna,
sedang lapar sekali aku memakannya dengan lahap. Eomma yang melihatku seperti
itu hanya tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. –Ahh biarkan saja-
---------------
“Eomma itu
siapa?” tanyaku saat mendengar bunyi bel rumah. Eomma berdiri dari duduknya dan
segera membuka pintu. “Annyeonghaseo”
mwo? Sepertinya aku mengenali suara itu. aku pun segera menghampirinya. Dan
ahh... dia jungkook. Ommo!!,, kenapa malam-malam begini dia kerumahku?. “Jungkook,
ada apa?” tanyaku tiba-tiba. “Aishh,, persilakan masuk dulu baru kau bertanya
apa saja” ucap eomma. “Silahkan masuk nak jungkook” Aisshh aku jadi malu. Oh
iya aku lupa... dia merupakan namja yang kusukai. Ahhh senangnya hati ini...
bisa bertemu dengannya lagi. Kami berdua duduk di sofa ruang tamu sedangkan
eomma membuatkan minuman di dapur. “Hye Rim-sii, aku lupa membertitahumu..ige
bukumu... tadi siang terbawa olehku” ucapnya sembari memberikan buku itu
kepadaku. Ohh hanya itu saja,, dan buku ini telah kembali ke tanganku. Tunggu
bukankah.. ahh aku ingat “jungkook-sii apakah kau membaca.. maksudku membaca
isi buku ini?” Aku khawatir jika dia membacanya. Di dalam buku ini ada ungkapan
perasaanku kepadanya. Jika dia tahu... ahh gawat.
Jung Kook pov
Aishh dia
menanyakannya... sebenarnya aku telah membaca semuanya. Aku baru tahu dia
menyukaiku semenjak aku dan dia masih kelas 1 SMA. Ahhh.. sungguh tidak
percaya. Bahwa hal ini bisa terjadi. Dia mempunyai perasaan yang sama
sepertiku. Aku juga menyukainya waktu pertama kali aku bertemu dengannya. “eumm..
a-aku...” aku mencoba untuk menjawabnya tetapi eommanya datang dan itu
keberuntungan bagiku. Jadikan aku tidak mengatakannya kan. “Ige... silahkan
diminum” eomma Hye Rim mengambilkan segelas air jus kepadaku. Aku hanya meneguk
sedikit. Dan ditaruh kembali di atas meja. “gamshahamida imo, eum... aku pamit
pulang, terimakasih atas unjukannya” aku segera berdiri dan langsung pamit
kepada eomma Hye Rim. Dan tak lupa juga kepada Hye Rim.
----------------
Aku
sengaja tidak membawa mobilku. Aku hanya ingin menikmati angin malam di seoul. Di
tengah perjalanan. Hpku berdering, aku mengambilnya dari saku jaketku. “Aishh
kenapa dia menelpon?” aku mengangkat panggilan tersebut.
“Ya!! ada apa kau menelponku?”
“.....................”
“besok?
Aishh kenapa aku harus ikut?”
“.....................”
“gurae”
aku menyudahinya dan langsung menutup teleponku. “Aishhh kenapa aku harus
menemaninya? Bukankah itu urusan pribadinya?” aku kesal dengan Kai. Dia adalah
sahabatku dari kecil. Sebenarnya orang-orang memanggilnya Jongin tetapi itu
tidak keren jadi aku panggil saja dia Kai. Kan lumayan keren. Oke untuk itu,
jangan terlalu serius. Kai setiap hari, hanya membuatku susah. Buktinya dia
memaksaku untuk menemaninya bertemu dengan seorang yeoja. Aishhh itu hal yang
tidak aku sukai. Dia seperti anak kecil. Ahh sudahlah mending aku teruskan
perjalananku, lagi pula ini sudah larut malam.
Author pov
Drrrttt...drrrttt...drrrrtt...
“Aisshh siapa yang menelponku pagi-pagi ini?” Hye Rim mengambil hpnya dan
membaca nama yang tertera. Eoh?! Jongin tumben sekali dia menelponku, batinya.
“..............”
“ kenapa
kau menelponku eoh? Wae?”
“..............”
“ke taman
sekarang, aigoo ini masih pagi” Hye Rim menatap jam dindingnya.
“...............”
“Kau tak
tahu hah? Ini masih jam 9... Aishhh kau ini..lagi pula ini hari libur... aku
sedang malas”
“...............”
“ne...ne..baiklah
aku akan datang” Hye Rim menutup teleponya dan langsung segera bangun. Tak lupa
ia membereskan tempat tidurnya. Selesai menata selimutnya, Hye Rim langsung
bergegas menuju ke kamar mandi.
------------------
“Aishhh,
ke taman memangnya ada hal penting apa?” Hye Rim terus bertanya-tanya. Dia
sekarang dalam perjalanan menuju ke sana. Dengan menaiki bus, akhirnya dia
sampai juga. setelah turun dari bus dia langsung mencari jongin. “Aigoo kenapa
aku repot begini ya? dimana dia?” dia terus saja mencari keberadaan Jongin. Tak
lama, dia melihat seseorang sedang duduk di bangku taman. “Ahh akhirnya ketemu
juga” Hye Rim langsung memnghampiri seseorang itu. “Ya!! ada hal penting apa?”
tanya Hye Rim tiba-tiba. Jongin langsung menarik tangan Hye Rim agar duduk di
sampingnya. “Hei, kau ini? bisakah dengan cara lembut?” Jongin hanya menatap
Hye Rim. Wajahnya mulai mendekat ke arah Hye Rim. Hal itu membuat Hye Rim
memundurkan kepalanya. Aigoo kenapa dengan anak ini? jangan-jangan dia akan...
aishh jangan berpikiran seperti itu Hye Rim, ucap Hye Rim dalam hati. “Hei kau
sangat cantik bila dilihat dari dekat” ucap Jongin. “eoh? Kau baru menyadarinya
bila aku cantik?! Astaga” ucap Hye Rim. “dan kau juga sangat manis bila memakai
ini” Jongin menunjuk bando yang dipakai Hye Rim. “kau ini, katakan hal yang
penting itu... aku tidak punya banyak waktu sekarang” gerutu Hye Rim. “Saranghae”
Hye Rim pov
Mwo? Apa yang
dikatakan dia barusan? Apakah aku tidak salah dengar... dia mulai ngaco
sekarang. “Ya!! jongin... aku kan__” ucapanku terputus ketika Jongin memelukku.
Seketika aku terkejut dengan kelakuan jongin. Hei dia sedang memeluku sekarang...
dia...Aigoo anak ini kenapa?. “Hal penting itu adalah aku mencintaimu Hye
Rim..sungguh” Aku tidak percaya apa yang dia katakan tadi. Dia mencintaiku?
Tetapi hatiku ini hanya untuk Jungkook seorang. Tak ada yang bisa merebutnya. “Mwo?
Kau mencintai Hye Rim?” tiba-tiba ucapan seseorang terdengar dengan jelasnya. Dia?!
Oh Tuhan... sekarang aku menjadi bingung. Astaga Jungkook kenapa dia disini?. Jongin
mengangguk seakan dia menjawab –iya-. “dia hanya bercanda Jungkook-sii” ucapku
tersenyum kecil. “Hei aku tidak bercanda Hye Rim, mau kah kau menjadi
yeojachinguku?” Astaga dia mulai menjadi-jadi. Apa yang harus aku lakukan
sekarang. Aku tidak mencintainya. Tetapi, aku hanya mencintai Jungkook. Ini hanya membuatku bingung.
Jung Kook pov
Astaga
mwoya ige? Aishhh dia... dia mencintai Hye Rim. Aku sungguh tidak percaya. Seharusnya
aku menolak ajakannya. Tau-tau akan menjadi seperti ini, pasti aku tidak akan
menuruti permintaannya. Aku tidak suka ini. Pemandangan ini hanya membuat
hatiku sakit. Aku meninggalkan mereka berdua. Ini adalah hari yang buruk
bagiku. “Aishhh Hye Rim tolaklah Kai, pasti kau tidak mencintainya kan, aku
sangat mencintaimu Hye Rim sungguh..” gerutuku saat menduduki kursi. “Jung Kook
kenapa kau ada disini?” ucap seseorang yang membuatku terkejut. Ommo!! Hye Rim
mengapa dia ada disini? Astaga apakah dia mendengarkan ucapanku tadi?. “eoh? Aku...aku
hanya____”.”sudahlah, aku sudah tahu semuanya, aku tidak mencintainya Jung
kook-ah, aku hanya mencintaimu” Astaga apa yang dia katakan tadi... ahh itu
artinya dia tidak menerimanya...”neo jeongmal?” dia mengangguk. “saranghae, Hye
Rim” Aku langsung memeluknya. “nado saranghae” aku sangat bahagia sekali hari ini. Hye Rim
aku akan selalu mencintaimu...untuk selamanya... SARANGHAE
---------- THE END ----------
Gimana Ffnya
nggak seru yah??? Ahh baiklah FF ni tuh tiba-tiba muncul di otak saya... itu
muncul secara tiba-tiba loh (*Readers : masa thor?* *Author : iya,,, beneran*)
dan jadilah FF ini... ini juga dibuat kgk lama-lama amat sih.. Cuma sekitar 2
jam kayanya.. yah jadi kaya gini dehh ... kkkkk~ amburadul n bahasanya juga kgk
seperti ane buat.... masih seperti dalam tahap belajar buat FF... *ya iyalah ni
juga FF awalan saya ketika mencoba jadi author*(yang ntu avaikan okeh... author
terlalu banyak ngebacot, maafkan ane) setelah baca FF ini, jangan lupa
komentarnya biar author tau gitu readers suka apa nggak FF ini... SEKIAN TERIMA
JUNGKOOK

Komentar
Posting Komentar