Tittle : I’m Your
Girl
Author : ByunBaek
Cast : Do Kyungsoo,
Park Hyun Rae (OC), Kim Jong In, Park Hyun Ri (OC)
Genre : Romance,
Love, friendship
Length : Oneshoot
Rating : PG-16
Cover by : Saya
Sendiri
Warning!!
-
Don’t
copy
-
This
fanfiction is mine
-
No
plagiat
-
Mungkin
akan ada typo
---------- HAPPY
READING ----------
>> Author pov <<
Hari begitu cerah, dua gadis terlihat
sangat senang sekali. Mereka akan kencan dengan kekasihnya masing-masing. Dua
gadis itu bernama Hyun Ri dan Hyun Rae. Mereka adalah saudara kembar, tidak ada
yang bisa membedakan mana yang Hyun Ri dan mana yang Hyun Rae. Kecuali
orangtuanya dan keluarganya. Untuk mengatasi hal itu, mereka sepakat membedakan
warna rambutnya, agar semua orang bisa mengenalnya.
.
Hyun Ri sedang sangat sibuk sekarang,
dia sedang mempersiapkan bekal untuk namjachingunya. Sama seperti Hyun Rae dia
juga terlihat sibuk sedang menyiapkan roti buatanya. “Hyun Rae, aku berangkat
dulu ne” pamit Hyun Ri setelah selesai. “Baiklah hati-hati ne” ucap Hyun Rae.
“tenang saja, annyeong” ucap Hyun Ri dan berlalu pergi. Dia sekarang sedang
menuju ke taman. Pasti namjachingunya sudah menunggu laman disana. Hyun Ri pun
mempercepat langkahnya agar ia tidak terlambat.
>> SKIP <<
“Kai, kau sudah menunggu lama?” tanya
Hyun Ri kepada namjachingunya. Dia langsung duduk di sebelah Kai. “Oh..ani, aku
baru saja datang kesini” jawabnya sembari tersenyum. “oh syukurlah, sebelum
kesini aku buatkan ini untukmu” Hyun Ri menyodorkan kotak makanan kepada Kai.
“untukku? Pasti enak” sahutnya dan mengambil kotak makanan itu. “gomawo, Hyun
Ri-ah” sambungnya dan mengusap rambut yeojanya. “ne sama-sama Kai-ya” ucap Hyun
Ri dan tersenyum simpul.
.
Kai pun langsung menyantapnya, bekal
yang dibuatkan Hyun Ri sangat enak sehingga Kai dengan lahap memakannya. Hyun
Ri hanya menggeleng-nggelengkan kepalanya melihat tingkah laku namjanya itu. Seusai
Kai makan, terlihat ada sisa makanan yang terdapat di bibirnya. Hyun Ri
mengambil saputangan yang ada di tasnya dan diusapkan ke bibir Kai. Kai hanya
diam dengan perlakuan Hyun Ri. Matanya terus menatap wajah Hyun Ri yang cantik
itu.
.
“Kai-ya, kau selalu saja sehabis makan
pasti ada sisa makanan dibibirmu” ucap Hyun Ri selesai membersihkan. Kai tidak
merespon, dia masih terus memperhatikan wajah Hyun Ri. “kenapa kau menatapku
seperti itu?” tanya Hyun Ri bingung. “ani...aku hanya merasa kau beda hari ini”
sahutnya.”jinjja? apakah penampilanku terlalu buruk?” tanyanya.”bukan begitu,
hari ini kau terlihat sangat cantik” ucap Kai. Hyun Ri hanya tersenyum malu
oleh kata-kata Kai tadi.
.
Disisi lain sepasang mata sedang
memperhatikan mereka berdua. “Mwo? Itu kan Hyun Rae, sama siapa dia?” ucap
seseorang. Dari tadi orang itu memata-matai mereka berdua dari belakang
pohon.”benarkah yang aku lihat? Dia sedang bersama Kai? Ternyata.....” ucapnya
melihat mereka berdua. Orang itu meninggalkan pohon itu. melangkah dengan penuh
amarah. Dia tak menyangka bahwa sahabatnya, Kai akan melakukan hal seperti itu
kepadanya. “bagaimana bisa dia seperti itu?” ucapnya sambil berjalan. Argggggggghhhh...!!!!!
.
“Chagi, aku kira hari ini sudah dulu
ya...” ucap Kai. “Mwo? Kenapa begitu cepat, ya sudahlah sampai ketemu besok”
seru Hyun Ri. Mereka pun memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing. Kai
mengantar Hyun Ri terlebih dahulu dengan motornya. “Kapan kau akan kerumahku? eomma
sudah tidak sabar ingin bertemu denganmu” Ucap Hyun Ri saat diperjalanan. “oh
jinja? Baiklah besok pasti aku datang kerumahmu” jawab Kai yang tetap fokus ke
depan agar motornya itu tidak oleng.
.
”kau akan kerumahku besok?” tanya Hyun
Ri lagi. “ne, chagi..,” jawab Kai singkat. Kai pun mempercepat laju motornya.
Agar yeojanya segera sampai ke rumah. Hyun Ri yang merasa ketakutan,
mengeratkan pegangan ke perut Kai. “Kai jangan terlalu cepat, aku takut” ucap
Hyun Ri.”kau takut, pegangan saja yang kuat chagi” Kai tersenyum kecil
merasakan pelukan hangat dari belakang.
.
Sedari tadi Hyun Rae masih menunggu
namjanya di XOXO Café. Akhirnya orang yang ditunggu sudah datang. “Kyungsoo-ya
kenapa kau terlambat?” tanya Hyun Rae kepada namjanya. Tetapi dia tidak
merespon sama sekali. Kyungsoo hanya menatap Hyun Rae dengan mata yang sinis.
“kenapa kau menatapku seperti itu? ayo duduklah” Hyun Rae mengajak Kyungsoo
agar duduk, dia pun memegang tangan namjanya. Tetapi, apa yang terjadi Kyungsoo
melepaskan tangan Hyun Rae dengan kasar.
.
“ada apa dengan kau?” tanya Hyun Rae
yang ingin tahu sebenarnya tentang keadaan Kyungsoo. “kau masih mencintaiku?”
tanya Kyungsoo dan membuat Hyun Rae tertawa dengan pertanyaan namjanya. “kenapa
kau bertanya seperti itu, aku masih mencintaimu bahkan untuk selamanya” jawab
Hyun Rae. “tapi, mengapa kau bersama Kai tadi bermesraan seperti sepasang
kekasih?” tanyanya lagi. Hyun Rae pun menjadi bingung, dengan sikap namjanya
itu. “ada ada saja... aku tidak melakukan apapun, dari tadi aku menunggumu
disini...tetapi kau malah seperti itu” ucap Hyun Rae.
.
“sudahlah kau jangan berbohong!!”
sambung Kyungsoo.”kau anggap aku bohong, kau ini keterlaluan...aku sudah
menunggumu lama disini tetapi kau datang dengan marah-marah seperti itu, aku
tidak habis pikir kenapa kau seperti itu?” ucap Hyun Rae sedikit kesal dan juga
heran dengan Kyungsoo. Kemudian, Hyun Rae meninggalkan Kyungsoo disitu.
>> Hyun Rae pov <<
‘Kenapa dia bersikap seperti itu
kepadaku?’ Ucapku dalam hati. Aku melangkah dengan sangat cepat agar aku bisa
meninggalkannya. Dia sudah keterlaluan, aku sudah membuatkan kue yang spesial
untuknya. Tetapi dia malah seperti itu... kyungsoo melihat aku bermesraan
dengan Kai?! ada-ada saja, aku juga tidak kenal siapa Kai. lagi pula mana
mungkin, dari tadi aku menunggunya di Cafe.
.
Aku melangkahkan kakiku menuju ke halte bus.
“sungguh tidak menyenangkan hari ini, Kyungsoo terlihat aneh tadi?” Aku
menghela nafasku. Bus pun datang, aku langsung masuk dan duduk dikursi yang
kosong. “bahkan dia juga tidak mengejarku sama sekali” ucapku kesal menatapi
jalanan yang sepi.
>> Hyun Rae pov end <<
.
>> Author pov <<
“Sampai ketemu besok chagi” ucap Kai
sebelum menjalankan motornya. “ne, Kai...hati-hati dijalan” Hyun Ri melambaikan
tangannya kepada Kai. Kai juga membalas lambaian tangan Hyun Ri. kemudian ia
menjalankan motornya. Melihat Kai yang sudah jauh, Hyun Ri pun masuk kedalam.
Dia melangkahkan kakinya menuju kamarnya. Dan menghempaskan tubuhnya ke kasur.
.
“Kai sangat romantis hari ini” ucap
Hyun Ri tersenyum. Tak lama kemudian, Hyun Rae datang. Dengan memasang wajah
murung. Dia pun duduk di kursi sebelah tempat tidur. “kenapa kau? Datang-datang
seperti itu...tersenyumlah” ucap Hyun Ri yang melihat wajah saudaranya
cemberut. “Ini sangat buruk, bagaimana bisa dia menyangka aku selingkuh” ucap Hyun
Rae. “hah?! Selingkuh?” tanya Hyun Ri terkejut.
.
“ne... dia melihat aku sedang
bermesraan dengan Kai, aku juga tidak kenal dia” jawab Hyun Rae yang sangat
kesal. “mwo? Itu pacarku Hyun Rae-ah...bagaimana bisa?”.”Kai adalah pacarmu?!
Aku tidak tau sama sekali tentang dia, padahal dari tadi aku juga sedang berada
di Cafe” jawabnya. “Oh aku tau pasti dia kira bahwa aku adalah kau, jadi
makanya dia berburuk sangka kepadamu”.
.
Hyun Ri mencoba menenangkan Hyun Rae.
“sebaiknya kau telfon saja dia, menjelaskan yang sebenarnya” lanjut Hyun Ri. “Baiklah”
Hyun Rae pun mengambil handphone yang ada di dalam tasnya. Dia mencoba menelfon
Kyungsoo tetapi tidak diangkat-angkat olehnya. “Ah..dia tidak mengangkatnya,
apa yang harus aku lakukan?” ucap Hyun Ri panik. “bersabarlah, pasti ada cara
lain” jawab Hyun Ri menenangkannya.
.
>> In Café <<
Kyungsoo masih di Café tempat ia
bertemu dengan Hyun Rae. Ia duduk di kursi dekat jendela. Matanya terus menatap
keadaan diluar. Saat manik matanya menangkap sesosok pria yang dikenalnya. Ia
pun beranjak dari duduknya dan keluar dari kafé itu. dia melihat Kai, ia pun
segera menghampiri Kai. Tak segan-segan ia memukul wajah Kai dengan tangannya.
.
“Kyungsoo? Ada apa dengan kau?” tanya
Kai yang terkejut dengan perlakuan Kyungsoo. Kai memegangi bibirnya yang kini
keluar darah. “Kenapa kau melakukan itu dibelakangku? Kau merebut Hyun Rae
dariku” ucapnya. Kai hanya tertawa, “mwo? Siapa Hyun Rae, pasti kau salah
orang” sahut Kai. “Sudahlah jangan membohongiku”.”mana mungkin lagi pula, aku
juga sudah punya yeojachingu” ucap Kai sembari membersihkan darah dibibirnya.
“sudahlah, aku tidak lagi percaya kepadamu!!” Kyungsoo pun meninggalkan Kai di
sana.
.
>> Kai pov <<
‘Kenapa dia? Tiba-tiba memukulku
seperti itu... hah Hyun Rae siapa dia? Aku juga tidak mengenalnya...
benar-benar aneh’. Aku pun beranjak
pergi menuju parkiran. “Hahh... hari yang sunggung membingungkan” ucapku
sembari mengambil helm. Karena hari ini sudah sore, aku pun memutuskan untuk
pulang. Aku tidak sabar untuk besok. Aku
akan memberi kejutan kepada Hyun Ri. dia pasti akan senang. Aku pun menjalankan
motorku.
>> Kai pov <<
.
>> Author pov <<
“Bagaimana ini Hyun Ri, dia tidak
mengangkatnya?” ucap Hyun Rae panik. “Tenanglah, aku sedang memikirkan cara
untuk membantumu” Hyun Rae yang sedari tadi mondar-mandir, duduk di sebelah
Hyun Ri. “Oh iya selama kita punya namjachingu, kita belum mengenalkan salah
satu dari kita kan? Pastinya mereka tidak tahu bahwa aku dan kau kembar” jelas
Hyun Ri. “benar juga, bagaimana kalo besok kita ketemuan ditempat yang sama,
agar salah paham ini bisa berakhir” ucap Hyun Rae. “ne, kebetulan lagi pula
besok Kai akan kerumahku”.”Baiklah” ucap Hyun Rae. Mereka berdua pun
bersiap-siap untuk tidur, karena hari sudah malam.
.
Keesokan harinya...
Hyun Ri yang sekarang sudah rapi,
segera keluar dari kamar. Kebetulan Kai sudah datang. “Eomma, sini biar aku
bawakan” ucap Hyun Ri yang melihat eommanya sedang repot. “Baiklah, ini bawakan
kedepan” Hyun Ri pun membawa jus ke ruang tamu. Terlihat Kai sedang duduk
menunggu kedatangannya. “Kai, mian sudah menunggu lama” seru Hyun Ri.”tidak
juga, Oh iya aku bawakan ini untukmu” Kai menunjukkan apa yang dibawanya.
.
“untukku? Gomawo Kai-ya” Hyun Ri
membuka kado yang dibawa Kai, ternyata isinya adalah sebuah kalung yang
bertuliskan love. “Wahh..kalung ini indah” ucap Hyun Ri kagum. Kai pun
memasangkan kalung tersebut keleher Hyun Ri. “Kau memakai kalung itu terlihat
sangat cantik, Hyun Ri-ya” puji Kai disertai senyuman yang manis. Hyun Ri hanya
tersipu malu.
.
Di sisi lain Kyungsoo sedang bingung.
Ia terus mondar-mandir di kamarnya.“Sepertinya, aku harus kerumahnya
sekarang...aku akan meminta maaf kepadanya” ucap Kyungsoo, ia segera keluar
dari kamarnya menuju keluar rumah. “Tapi, bagaimana jika ia marah kepadaku?”
sambungnya. “Ahh sudahlah berpikir positif saja” ucapnya kemudian menaiki
motornya yang terparkir disana.
.
Sebelum ke rumah Hyun Rae, Kyungsoo
mampir kesebuah toko. Dia membeli sebuah bunga untuk yeojachingunya. “pasti,
dia suka aku membawakan bunga ini” Kyungsoo pun segera membayar bunga itu ke
penjaga toko dan kembali melanjutkan
perjalannya. Setelah semalam Kyungsoo berpikir, dia merasa bersalah kepada
yeojanya...seharusnya dia tidak marah-marah seperti itu. kemudian ia pun
memutuskan untuk meminta maaf kepada Hyun Rae. Sungguh keputusan yang bagus
Kyungsoo.
.
>> In Park House <<
“nak Kai silahkan diminum” eomma Hyun
Ri mempersilakan Kai untuk meminum jus. Kai pun mengambil segelas jus dan
meminumnya. “sangat enak” ucap Kai sembari menaruh gelas itu. “Jelas itu kan
buatan eomma” ucap Hyun Ri. Saat seperti itu datang Hyun Rae, dia membelalakan
matanya. Ketika melihat ada tamu disana. “Mwo? Kau ada dua?” tanya Kai kepada
Hyun Ri. “bukan, itu adalah saudaraku Hyun Rae” jawab Hyun Ri sambil mengulum senyumnya.
.
”Bagaimana agar aku mengenali kalian
berdua?” tanya Kai lagi. “nak Kai jangan khawatir, rambut mereka berbeda bukan”
ucap eomma. Kai memperhatikan warna rambut mereka, Hyun Ri berwarna coklat
kekuningan dan Hyun Rae berwarna coklat kemerahan. “ne, jadi aku mudah
mengenali mereka”balas Kai matanya masih menatap mereka berdua. Hyun Rae pun
menghampiri mereka semua dan duduk di sofa.
.
“Hyun Ri apakah ini namjachingumu?”
bisik Hyun Rae. Hyun Ri membalas dengan anggukan. “Ohh..jadi kau Kai?” tanya
Hyun Rae kepada Kai. “ne, aku Kai” jawab Kai tersenyum. “Apakah kau kenal
Kyungsoo?” tanya Hyun Rae lagi. “ne bahkan sangat kenal, dia
sahabatku”.”berarti kau tau keadaan Kyungsoo kan?”.”Akhir-akhir ini dia sangat
aneh, dia kemarin marah-marah kepadaku, aku juga tidak tau salahku apa...tunggu
dari tadi kau menanyakan Kyungsoo terus, memang ada apa?”.”Aku yeojachingunya”
jawab Hyun Rae.
.
‘Tunggu aku teringat sesuatu, dia
yeoja yang bernama Hyun Rae, dan Kyungsoo menyebut nama Hyun Rae kemarin’ gumam Kai. “Ohh..aku tau pasti kau
sedang ada masalah dengannya kan?” tanya Kai yang membuat Hyun Rae terdiam.
“memang benar, dia sedang bertengkar” sambung Hyun Ri. “benarkah yang
diakatakan Hyun Ri?” tanya eomma kepada Hyun Rae. Dia hanya mengangguk pelan
sembari menundukan kepalanya. “Oh anak eomma tenanglah... kau akan baik-baik
saja setelah ini” ucap eomma menenangkan Hyun Rae.
.
Akhirnya kyungsoo sudah sampai tepat di
depan pintu, dia mendengar ada suara banyak orang di dalam sana. “sepertinya,
aku mengenal suara itu...bukankah itu suara Kai?! kenapa dia disini?” tanpa
ragu-ragu Kyungsoo pun segera mengetuk pintu tersebut. Pintu itupun dibuka oleh
eomma Hyun Rae. “Annyeonghaseyo” sapa Kyungsoo sembari membungkuk sembilan
puluh derajat. “ne..silahkan masuk, pasti kau ingin bertemu Hyun Rae kan?” ucap
Ny. Park.
.
Kyungsoo hanya mengangguk kemudian
masuk ke dalam. Saat ia melihat di sekitarnya. Dia tertuju pada dua orang yeoja.
“mwo? Bagaimana bisa Hyun Rae ada dua?” ucap Kyungsoo yang tak percaya. “tidak,
Hyun Rae hanya ada satu” ucap salah satu yeoja itu. “ini adalah Hyun Ri
yeojachinguku, dan ini adalah Hyun Rae” sambung Kai tanganya merangkup pundak
Hyun Ri. “apa ini penglihatanku yang salah?” ucap Kyungsoo.
.
“tidak Kyungsoo-ya, aku minta maaf
ne... karena aku, jadi salah paham seperti ini” ucap Hyun Rae. “seharusnya, aku
yang meminta maaf kepadamu Hyun Rae-ya” ucap Kyungsoo. Kyungsoo pun memberikan
bunga yang di belinya tadi kepada Hyun Rae. “itu bunga untuk permintaan maafku,
semoga kau suka” ucap Kyungsoo dan sembari memeluk Hyun Rae. “Akhirnya,
anak-anak eomma bisa senang kembali” seru eomma.
.
Mereka pun sekarang berkumpula bersama
. Dan Kyungsoo melepaskan pelukannya “tapi, sekarang aku bingung bagaimana cara
agar aku bisa mengenalimu dan mengenali Hyun Ri?” tanya Kyungsoo yang membuat
mereka semua tertawa. “hahaha..Kyungsoo-sii, apakah kau tidak melihat hah, ada
yang sedikit berbeda dari kita?” ucap Hyun Ri. “warna rambut, sengaja kita
bedakan” sahut Hyun Rae.
.
Kyungsoo pun tersenyum kecil dan
sambil menggaruk-nggaruk kepalanya “Oh aku tidak menyadarinya” serunya. Ia kemudian memandang Kai “oh iya... Kai aku
minta maaf ne...tentang kemarin” ucap Kyungsoo. “Eum... aku sudah memaafkannya,
tenang saja” jawab Kai tersenyum simpul. Semua pun ikut bahagia sekarang, tak
ada lagi yang namanya salah paham. Semua kembali rukun dan tentram.
.
>> END <<
Gimana FFnya kgk seru yeth?? Sebenernya
FF ini tuh dibuat saat-saat gue pertama jadi author. jadi begitu
deh FFnya^^ Oh iya jangan lupa komennya!

Komentar
Posting Komentar