You Are My Love (Oneshoot)

Tittle : You Are My Love

Author : ByunBaek
Cast : Park Chanyeol & Jung Soo Min (OC)
Other cast : member EXO
Genre : School life, Romance, Love, comedy dll.
Lenght : Oneshoot
Ratting : 14+
Summary : Kau telah membuatku jatuh cinta. Kau tau, kaulah cinta pertama dalam hidupku. Aku menyesal karena sikapku begitu buruk padamu. Kau yeoja yang sangat Baik yang pernah aku temui. YOU ARE MY LOVE.
Warning : Banyak typo, no plagiat.

-----HAPPY READING-----
Author pov
Udara dingin di sepanjang jalan Seoul sudah mulai terasa. Tetapi, hal ini dihiraukan oleh yeoja yang sangat cantik itu untuk pergi menuntut ilmunya. Dengan berbalut seragam sekolah yang rapi dan di tambah dengan jaket yang menutupi tubuhnya menjadi kesan tersendiri bagi yeoja itu. Dia bernama Jung Soo Min. Orang-orang memanggilnya dengan sebutan Soo Min. Dia memang gadis baik terhadap sesama. Dan juga dia adalah murid yang pintar di sekolahnya. Ia sekarang sedang menuju ke sekolahannya yang elit bernama LMR International High School. Di dalam sekolah tersebut terdapat banyak siswa yang berprestasi dan mempunyai bakat. Termasuk dia, Soomin mempunyai bakat dalam menyanyi. Ia pernah menjadi juara 1 dalam lomba menyanyi tingkat nasional. Pasti orang tuanya bangga terhadapnya, mempunyai anak pintar, baik dan juga cantik. Biasanya Soomin diantar oleh appanya, tetapi ini berbeda dia berjalan kaki. Karena, ia ingin menikmati perjalanan menuju sekolah dengan nyaman dan juga bisa menikmati secara langsung pemandangan di kota Seoul.
Soo Min pov
Indahnya, seperti inikah yang di rasakan ketika aku berjalan kaki di pagi hari. Walaupun dingin tetapi, aku tetap bersemangat. Saat aku sedang menikmati perjalananku, tiba-tiba terlihat sebuah mobil  menuju ke arahku. Aku sudah mengenalinya, pasti itu mobil orang yang menyebalkan itu. Uhh...aku tidak mau bertemu dengannya apalagi berhadapan dengannya. Dia juga bersekolah di tempat yang sama sepertiku. Tapi, mana mungkin appa pasti marah kepadaku bila aku pindah sekolah.  Orang yang menyebalkan itu bernama Park Chanyeol, dia adalah salah satu anggota boyband di sekolahku yang bernama EXO. Mereka beranggotakan 12 namja yang pastinya tampan dan juga keren. Kecuali, Chanyeol menurutku. Dia adalah orang yang paling aku benci di grup tersebut. Hal yang membuatku benci terhadapnya adalah ketika aku ingin minta maaf kepadanya saat aku tidak sengaja menumpahkan makananku kepakaiannya, tetapi dia malah membalasku dengan air jusnya. Sungguh dia sangat keterlaluan. Aku kan sudah bilang kepadanya, bila aku tidak sengaja menumpahkannya. Tetapi, dia tetap saja menolak permintaan maafku. Jadi, sampai sekarang aku masih membencinya. Sungguh menyebalkan bukan. Rupanya mobil itu sudah berhenti tepat di sampingku, sekarang apa yang harus aku lakukan. Ingin sepertinya aku berlari untuk menghindarinya, tetapi pasti dia kira aku yeoja yang lemah di matanya. Dunia ini sungguh kejam bagiku. Lihat, Chanyeol sudah berada tepat di hadapanku.”Ya!! yeoja pabo, tumben sekali kau berangkat sekolah berjalan kaki?” ucap namja yang bernama Chanyeol itu.”Hahaha..pasti appanya tidak mau mengantarkanmu lagi kan?” sambungnya lagi.”Ups..tetapi sayang dugaanmu salah semua, lebih baik aku meneruskan perjalananku..aku tinggal dulu” Aku tidak ingin berlama-lama disini, mending aku meneruskan perjalananku dari pada aku menghadapi namja tengik itu.”Ya!! yeoja pabo...awas kau!!” Chanyeol pun masuk kedalam mobilnya. Dasar namja pengecut. Untungnya dia sudah pergi. Akhirnya aku terbebas dari namja itu.
At LMR International High School
Jam mengajar sudah selesai, Park songsaenim baru saja keluar dari kelas. Akhirnya, bisa istirahat juga. Aku melangkahkan kakiku menuju ke kantin. Ketika sampai di sana, dia sudah mendahuluiku.”Huft..namja itu lagi?!, tidak apa-apa Soo Min kau harus berani” tanpa ragu-ragu aku melanjutkan langkahku untuk melewati Chanyeol dan kawan-kawannya. Uhh..tumben sekali namja itu diam. Aku pun langsung memesan nasi goreng ke sukaanku dan menduduki kursi yang masih kosong.”Tumben sekali dia tidak mengangguku” gumamku. “Kau ini bicara apa Soo Min, kau seharusnya senang dia tidak menganggumu lagi!” gerutuku. Tanpa ba bi bu lagi aku langsung menikmati makananku, dari pada memikirkan mereka yang tidak jelas.
EXO pov
“Lihat dia, Soo Min terlihat sangat cantik hari ini?” ucap Kai kepada Chanyeol yang kebetulan duduk di sebelahnya. “Ayo apalagi, kau harus menjadikannya pacar” ucap Baekhyun.”Mwo? kalian berdua ini bicara apa, dia itu Soo Min yeoja yang aku benci di sekolah ini. Buat apa aku punya yeojachingu seperti dia” Jawab Chanyeol. “sudahlah jangan mengelak, kau suka kan padanya?” ucap D.O. Chanyeol hanya diam tidak menjawab. “Mwo? Chanyeol menyukainya?”  ucap Kris yang tidak percaya apa yang dibicarakan D.O. tadi.”Sudahlah hyung, kau harus berhenti mengganggunya..apa kau tidak kasihan hah?” ucap Sehun kepada Chanyeol. ”Ahh..sudahlah kalian semua, aku bosan disini” ucap Chanyeol kemudian meninggalkan mereka semua di kantin.”Ada apa dengan Chanyeol hyung, kenapa marah?” ucap Sehun dan hanya di jawab dengan gelengan kepala mereka semua.
Chanyeol pov                                                                              
Kulangkahkan kakiku menuju tempat yang biasa ku kunjungi, ke atap sekolah. Tempat yang nyaman bagiku untuk menghilangkan rasa bosanku. Udara di sana terasa segar. Aku jadi ingin sekali di tempat itu setiap hari. Ku menuju bangku yang terdapat disana, kemudian kudukan badanku. “Akhirnya, terbebas dari mereka semua. Mereka mebuatku kesal. tapi benar juga Soo Min sangat cantik hari ini..kenapa aku baru menyadarinya?” ucapku. “Aishh...kau kenapa Chanyeol, kenapa kau berbicara soal gadis itu lagi” gumamku. Untung disana tidak ada orang selainku. Jadi, omonganku tadi tidak ada yang mendengarnya. Ku senderkan bahuku di bangku itu, kupejamkan mataku seraya aku bisa meresakan ke damaian di tempat itu. sungguh nikmatnya hari ini.
Soo Min pov
Perutku terasa sudah kenyang, kemudian aku beranjak pergi meninggalkan kantin. Saat aku melewati  merka, tiba-tiba sebuah tangan yang halut dan juga lembut menyentuhku. Aku menghentikan langkahku dan membalikan badanku. Untuk mencari siapa yang memegangku. Luhan, dia memegang tanganku. Ada apa dengannya, tak biasanya dia seperti itu kepadaku. “tolong lepaskan tanganku” ucapku dengan nada pelan. “oh mianhae, aku hanya ingin memberitahumu kau harus ke atap sekolah sekarang” ucapnya kemudian sambil tersenyum kepadaku. “untuk apa aku pergi ke sana?” tanyaku yang bingung. “Aishh sudahlah kau tidak usah cemas kami di sini tidak akan mengerjaimu lagi apalagi menjailimu, sekarang kau harus kesana palli” kemudian Baekhyun menariku hingga sampai ke pintu atap sekolah. Sebenarnya, aku juga masih bingung. Aku tidak percaya mereka, apakah ini hanya cara agar aku terperangkap jebakannya. “kau masuklah” ucap Baekhyun kemudian mendorongku sampai-sampai pintu itu terbuka. “Aishh mwoya, aku di bohongi lagi..bodohnya aku” ucapku sambil melihat Baekhyun yang sedang lari pergi meninggalkanku.
Author pov
“Aishh mwoya, aku di bohongi lagi...bodohnya aku” ucap Soo Min sambil melihat Baekhyun yang sedang lari pergi meninggalkannya. Sekarang pandangan Soomin tertuju di sebuah bangku. “siapa itu? sepertinya aku mengenalnya” ucap Soomin, kemudian Soomin mencoba untuk mencari tau siapa orang itu. Langkahan kakinya telah sampai tepat dihadapan bangku itu. Dia membelalakan matanya, “Chanyeol! Kenapa dia tidur di sini” ucap Soomin. Hal itu membuat Chanyeol terbangun dari tidurnya. Soomin menutupi mulutnya, sekarang apa yang harus dilakukannya. Dia harus mencari alasan yang logis, agar ia tidak dimarahinya.”Kau? kenapa kau disini?” tanya Chanyeol. “Ahh ne,,a-aku hanya disuruh oleh te-teman-temanmu itu” ucap Soomin agak gugup. “Aishh..buat apa mereka menyuruhmu kesini, atau jangan-jangan___” ucap Chanyeol mengantung. “atau jangan-jangan mereka berusaha agar aku dekat dengan Soomin?!” ucap Chanyeol dalam hatinya. “jangan-jangan kenapa?” tanya Soomin yang ingin tau.”oh..tidak apa-apa..sudahlah lupakan” Jawab Chanyeol. “Baiklah mianhae tadi aku sudah membangunkanmu, baiklah aku harus pergi sekarang” ucap Soomin, kemudian ia melangkahkan kakinya menjauhi Chanyeol yang masih terduduk di bangku. “Gomawo” ucap Chanyeol singkat. “mwo? Dia tadi mengatakan gomawo, apa aku tidak salah dengar” ucap Soomin dalam hatinya sembari menghentikan langkahnya. “kau tadi mengatakan apa?” ucap Soomin. “ahh tidak kok, sudahlah sana kau pergi sekarang” ucap Chanyeol. “Aishh rupanya dia masih saja seperti yang dulu” Batin soomin.
Chanyeol pov
Ahh..aku keceplosan tadi, Chanyeol kau ini kenapa? Tadi aku mengatakan gomawo kepadanya, pasti yeoja pabo itu akan berpikiran aneh terhadapku. Aishh.. ini adalah hari yang buruk bagimu Chanyeol. Oh iya, sekarang aku harus mencari mereka semua, ini pasti ulah mereka. Aku pun beranjak pergi meninggalkan tempat itu, dan menuju ke tempat latihan. Pasti mereka ada di sana sekarang.
-----
“Ya!! kalian, siapa yang tadi menyuruh yeoja pabo itu untuk ke atap sekolah?” tanyaku kepada semua anggota EXO. Semua menunjuk Luhan. Luhan hanya tersenyum kecil kepadaku. “Ahh...Luhan hyung, kenapa kau menyuruhnya untuk kesana, kau tau kan itu tempat favoriteku dan hanya aku yang berhak untuk pergi kesana” ucapku. “hahaha...mian aku hanya ingin kau terlihat baik terhadap Soomin, apa kau tak bosan selalu mengerjainya?” tanya Luhan hyung. “umm..buat apa aku bosan mengerjainya, dia adalah yeoja yang sangat ku benci” Jawabku. “Apakah gara-gara seminggu yang lalu dia tak sengaja menumpahkan makanannya ke pakaianmu itu, kau sangat membencinya sampai sekarang?” sambung Chen. “Ingat Chanyeol, benci bisa menjadi cinta, pasti kau menyukai gadis itu kan?!” ucap D.O. “hahaha..sudahlah kalian ini bicara apa, aku tidak menyukainya sama sekali” ucapku sambil tertawa geli. “Huhh..terserah kau sajalah” ucap Luhan hyung kepadaku.
Author pov
Bel pulang sekolah sudah berbunyi, saatnya bagi semua siswa termasuk Soo Min untuk pulang ke rumah. seperti biasa, Soo Min harus pulang berjalan kaki. Saat melewati koridor sekolah, ia bertemu dengan mereka, yang tak lain adaah EXO. Kebiasaan mereka setiap  sepulang sekolah hanya berdiri disana entah menunggu siapa. “Hah...mereka lagi,,” ucap Soomin seraya melihat Chanyeol dan kawan-kawannya. Kini langkahan kaki Soomin berhenti tepat di hadapan mereka. “Woww..ternyata ada yeoja pabo disini” seru Chanyeol. “Oh iya, namaku bukan yeoja pabo...melainkan Jung Soo Min..jadi jangan menyebut nama itu lagi” ucap Soomin sembari menahan emosinya. “terserah dong, mau manggil apa” ucap Chanyeol. “sudahlah kalian hanya mengangguku saja, permisi saya mau pulang” ucap Soomin sembari mengalihkan mereka semua agar ia dapat pergi.
“Awas kau yeoja pabo!!, kau belum membayar hutangku” teriak Chanyeol yang ingin mengejar Soomin tetapi ditahan oleh Luhan. “Sudahlah, kau seharusnya tidak seperti ini...meminta maaflah kepadanya” ucap Luhan seraya menenangkan Chanyeol. “tidak hyung, dia yang mulai duluan..dia harus mengganti bajuku itu,baju itu kesayanganku hyung” jelas Chanyeol. “Sebaiknya sekarang kita pulang saja, kajja” seru Kris dan dijawab dengan anggukan mereka semua.
Soo Min pov
“Sungguh melelahkan, pulang sekolah berjalan kaki, ahh aku tidak mau lagi” ucapku sembari menjatuhkan badanku ke tempat tidur. “tunggu, tadi dia bilang aku belum membayar hutangnya, rasanya aku tidak mempunyai hutang dengannya” ucapku seraya mengingat-ingat kejadian waktu sepulang sekolah. tiba-tiba Hpku berdering, ada telfon masuk. tetapi, nomer siapa ini, aku tidak mengenalnya. Kucoba untuk mengangkat telfon tersebut dan ternyata yang menelfonku adalah si  namja tengik. “Ya!! bagaimana kau bisa mendapatkan nomorku eoh?” tanyaku membentaknya.”sudahlah lupakan masalah itu, aku menelponmu hanya untuk kau segera mengganti bajuku yang kau tumpahkan makananmu itu” jawabnya. “mwo? Aku kan sudah bilang aku tidak sengaja menumpahkannya, jadi tolonglah maafkan aku” ucapku sembari memohon-mohon kepadanya. “Hei!! Kau ini dengan minta maaf saja masalah sudah selesai eoh? Kau harus mengganti bajuku dulu, nanti kumaafkan” ucapnya sembari tersenyum jahil. “Aishh...aku tidak mau mengganti bajumu, aku tau kau pasti ingin menjebakku kan?” tanyaku lagi. “jangan protes, besok kau harus membayarnya ne” ucapnya, kemudian menutup teleponya. “benar-benar kau namja yang menyebalkan!!!” teriakku.
Author pov
At LMR International High School
Soomin yang sedari tadi mencari Chanyeol, tidak kunjung ketemu. Akhirnya Soomin memutuskan untuk menanyakan kepada member EXO yang lainnya. Siapa tau, mereka ada yang tahu keberadaannya. Untungnya mereka ada di kantin, jadi gampang Soomin menemui mereka.”ahh..mian aku menganggu kalian, apa kalian tau Chanyeol ada dimana?” tanyaku disertai senyuman kecil.”ada apa kau, tiba-tiba menanyakan Chanyeol? Tidak seperti biasanya?!” sahut Kai sembari memakan snaknya. “Ahh aku hanya ingin menyerahkan ini kepadanya” ucap Soomin seraya menyodorkan sebuah bungkusan yang cukup lumayan besar.”oh dia sedang di atap sekolah” sambung D.O.”baiklah gomawo, sudah memberitahuku” ucap Soomin sambil membungkuk sembilan puluh derajat. Kemudian Soomin bergegas pergi menuju ke atap sekolah.

EXO pov
“Aku penasaran apa yang dibawa Soomin untuk Chanyeol hyung” ucap Sehun sambil memasukan keripik kemulutnya. “Ahh benar juga kata sang maknae, lebih baik kita bekerja sama mempersatukan mereka” ujar Luhan. “kalo itu aku setuju, apakah kalian semua juga setuju dengan ide Luhan hyung?” ucap Chen. “Setuju, lebih baik sekarang kita ikuti dia” ucap Tao dan disertai dengan anggukan para member EXO yang lainnya. Kemudian, mereka semua meninggalkan kantin dan pergi menuju ke atap sekolah.
--------
“tunggu dulu, aku mendengar sepertinya mereka sedang mengobrol?!” ucap Xiumin sembari menghentikan langkah kaki mereka.”kita nguping saja disini” ucap Baekhyun.”tapi, akankah tidak mencurigakan bila kita bergerombol sedang berada disini” ucap Lay seraya melihat ke kanan dan kirinya. “sudahlah tidak usah dipermasalahkan, aku sedang fokus dengan pembicaraan mereka” sahut Baekhyun yang sekarang sedang menguping pembicaraan mereka di salah satu lubang pintu di sana. “baiklah lanjutkan” seru Lay.
Soo Min pov
“Ini, aku sudah membayar hutangmu bukan” ucapku sambil memberikan sebuah bungkusan kepada Chanyeol. “haha..coba sini, aku mau memeriksanya..apakah ini cocok untuk aku atau tidak” Chanyeol mengambil bungkusan yang dibawaku dengan kasar. “Baiklah lumayan kok” ucapnya sembari mencoba baju itu. “ya sudah, apakah kau sudah memaafkanku?” aku bertanya kepadanya tetapi tidak ada jawaban. Dia sedang asyik-asyiknya memakai baju itu. Huft, sabar Soomin, kau harus sabar dengan namja tengik itu. Dari pada menunggu lama, aku pergi saja, tetapi tidak diperbolehkan olehnya. “eits.. jangan pergi dulu, berhubung noda di dalam bajuku itu tidak dapat hilang sampai sekarang, kau belum dimaafkan” ucapnya enteng. “hah?! Yang benar saja, tapi kan aku sudah menggantinya dengan baju itu” protesku. “Kau ini, sudahlah jangan protes, selama tiga hari ini kau harus membersihkan drom EXO ne” ucapnya. “Mwoya? Aishh..kau sungguh-sungguh sangat menyebalkan!!” teriaku. Kemudian, aku meninggalkan namja tengik itu. “sungguh sepertinya aku dipermainkan olehnya” gerutuku sembari membuka pintunya.
EXO pov
“gawat dia sudah menuju kemari, apa yang harus kita lakukan sekarang?” ucap Baekhyun kepada yang lainnya. “yang ben- eh Soomin” sahut Kai saat melihat Soomin membuka pintunya. Member EXO yang lainnya pun kaget, kita sudah ketahuan olehnya. Tetapi, aneh dia kok terlihat marah. Ada apa dengan dia? Apakah gara-gara Chanyeol. Dia juga lewat begitu saja tanpa memperdulikan kita. “dia kenapa?” tanya Chen. Dan hanya di jawab dengan gelengan kepala para member EXO yang lainnya. Kemudian, kita pun menghampiri Chanyeol. “Ya!! Chanyeollie, kau apakan dia eoh?” teriak Baekhyun kepada Chanyeol. “Aigoo Kenapa kalian semua ada disini?” sahut Chanyeol. “Ya!! kenapa Soomin terlihat marah?” ucap Tao. “aku punya ide yang bagus untuk mengerjainya, dia aku suruh untuk memberihkan drom kita selama tiga hari ini” ucap Chanyeol dengan tersenyum jail. “kau ini, aku kira kau sudah baikan dengannya, tapi idemu bagus juga jadi kita tidak repot-repot membersihkan ruangan kita” sambung Kris. “Chanyeol apa kau tak kasihan hah, kepadanya?” ucap Luhan. “Ahh tidak sama sekali, makanya jangan sesekali mencari masalah denganku” jawab Chanyeol.
Author pov
Kini Soomin sedang didepan pintu sebuah rumah, terlihat cukup lumayan besar. Tanpa ragu-ragu ia langsung menekan bel rumah tersebut. Tak lama kemudian, pintu pun terbuka. “Aigoo, kau lama sekali eoh? Palli masuk” ucap namja yang jangkung bertubuh tinggi, Chanyeol. Soomin pun masuk ke dalam rumah tersebut. Cukup lumayan mewah, nyaman dan sepertinya menyenangkan bila tinggal dirumah itu. “Soomin, kau sudah datang” ucap D.O. seraya menghampiri mereka berdua. “Oh kyungsoo oppa ne” ucap Soomin disertai senyumannya yang manis. “Sekarang cepatlah kau mulai bekerja” ucap Chanyeol dengan senyum evilnya. “ne..ne..aku akan memulainya sekarang” ucap Soomin dengan wajah cemberut. Di dorm EXO rupanya sangat besar dan luas. Terdapat banyak ruangan. Apalagi kamar mereka, terlihat sangat berantakan. Jadi, Soomin hari ini sangat bekerja keras.
Chanyeol pov
Melihat dia sedang menyapu lantai, rasanya sangat senang sekali. Hahaha, akhirnya dia terkena jebakanku. Sebenarnya, baju yang terkena tumpahan makanan itu sudah bersih seperti semula. Tapi, aku berbohong kepadanya. Lagi pula dia juga gampang dibodohi. “Soomin, bekerjalah yang baik dan benar, hahaha” ucap Chanyeol ketika sedang melihat Soomin sedang membersihkan lantai diruang tengah. Dia hanya memutarkan bola mata malasnya. Tetapi, dalam hatiku aku meresa kasihan kepadanya. Tapi, ah lupakan Chanyeol. Kau harus membuatnya menjadi semakin kesal.
Soo Min pov
“Aishh kau mengangguku saja, sana aku sedang menyapu!” ucapku mengusirnya. “Ya! kau jangan seenaknya mengusirku, kau tau ini ruanganku..jadi kau tak berhak berkuasa disini” ucapnya. “Baiklah aku yang pergi lagi pula ini juga sudah bersih” ucapku, kemudian aku melangkahkan kakiku untuk keluar di ruangan itu. Tapi, apa yang terjadi. Kakiku tiba-tiba kesleo dan untungnya Chanyeol menangkapku sehingga aku tidak jatuh  kelantai. Mataku dengan mata Chanyeol saling bertatapan. Aku baru tau ternyata Chanyeol baik juga, ucapku dalam hati. Saat aku sadar, kita berdua saling melepaskan pegangan satu sama lain.  Untungnya tidak ada yang melihat. “ya!! makanya jalan lihat-lihat dong” ucap Chanyeol. Aku menghiraukan ucapan Chanyeol. Aku segera berlari meninggalkannya. Saat ini, hatiku sedang berdebar tak karuan. Entah apa yang membuatnya seperti ini. kenapa saat aku sedang menatapnya hatiku berdetak kencang seperti ini. Oh tidak mungkin, aku menyukai?! Mustahil lagi pula dia juga tidak menyukaiku. Dari pada aku berpikiran yang aneh-aneh mending aku mengerjakan yang lainnya. Agar aku bisa keluar dari rumah ini.
Chanyeol pov
Astaga, tadi apa?! Kenapa hatiku tiba-tiba berdebar tak karuan seperti ini. Apakah aku menyukainya?! Ah tidak mungkin seorang Park Chanyeol menyukai gadis yang bernama Jung Soo Min?! Apa kata teman-temanku nanti. Ahh jangan Chanyeol, kau tidak menyukai gadis itu. lagi pula masih ada gadis lain yang lebih cantik dari dia.”mending aku mandi, ini kan sudah waktunya makan sore” ucapku. Segera, aku mengambil handuk dan kulangkahkan kakiku menuju kamar mandi. Selesai berganti pakaian, rambut juga sudah tertata rapi. Kemudian, aku menuju ruang makan. Ternyata di sana baru ada D.O. dan si yeoja pabo. Mereka sedang menata makanan. Terlihat D.O. dan Soomin sedang mengobrol entah apa yang dibicarakannya. Lama kelamaan aku risih dengan pemandangan ini. Soomin dan Kyungsoo terlihat sangat akrab. “Uhh..kenapa ya, aku tidak suka kalo kyungsoo hyung bersama Soomin?!” ucapku dengan suara pelan. “Ahh..pasti kau cemburu kan melihat mereka?” ucap Baekhyun yang berhasil mengejutkanku. “Ya! Baekhyun-ah pelankan suaramu, nanti kita ketahuan” ucapku kepada Baekhyun. “Sudahlah Chanyeol mengaku saja, kau menyukai Soomin kan?” tanyanya.
Author pov
“Sudahlah Chanyeol mengaku saja, kau menyukai Soomin kan?” tanya Baekhyun yang membuat Chanyeol terdiam. Sekarang Chanyeol tidak tahu mau menjawab apa, Entah apa yang di rasakannya sekarang. “Hei, kenapa kau diam!” ucap Baekhyun. “Sudah kubilang berkali-kali bahwa aku tidak menyukai Soomin, paham kau?” jawab Chanyeol dengan sedikit membentak. “Ahh sudahlah aku tahu kau berbohong kepadaku, ini dia” ucap Baekhyun lagi disertai dengan sebuah foto yang terdapat di handphone miliknya. terlihat Chanyeol sedang menopang tubuh Soomin dengan tangannya saat tadi Soomin akan jatuh. “Ya! dari mana kau dapat foto itu eoh?” tanya Chanyeol sembari mengambil paksa handphone yang ada di tangan Baekhyun.” Aku tak sengaja melihatnya jadi, aku foto saja” ucap Baekhyun sambil nyengir kuda.”Dan aku akan memberitahukan kepada semua tentang foto itu” sambungnya kemudian mengambil kembali handphonenya dan lari agar menghindar dari kemarahan Chanyeol.”BAAAEEEKKHHYUUUUN!!!” teriak Chanyeol yang membuat D.O. dan Soomin menjadi kaget. “Chanyeol kenapa kau berteriak eoh? Kau mengagetkanku dan juga Soomin, kau tahu” ucap D.O. “ne..ne...minhae hyung, aku akan memberi pelajaran kepadanya” ucap Chanyeol dan berlari mencari Baekhyun yang entah dimana dia sekarang. D.O. dan Soomin hanya menggeleng-nggelengkan kepalanya.
---------
“Ya!! semuanya, aku punya sesuatu untuk kalian” Teriak Baekhyun yang membuat member EXO lainnya menjadi terkejut.”sesuatu apa eoh? Kau membuat kita semua terkejut” ucap Suho.”Ahh mianhae, kalian mau tau apa yang aku bawa? Cepat jawab sebelum Chanyeol kesini” kata Baekhyun yang dari tadi tengak-tengok tidak jelas. “ne..ne.. cepat aku mau melihatnya” sahut Chen. Kemudian Baekhyun menunjukkan foto yang tadi di perlihatkan kepada Chanyeol. “waw..daebak, dari mana kau dapat?” ucap Suho.”Ahh ini sudah jelas, Chanyeol hyung selama ini menyukai Soomin” jelas Sehun dan disertai anggukan oleh Baekhyun. “pastinya, kalo dia membencinya pastinya akan dibiarkan terjatuh kan?” sambung Baekhyun. “benar juga yang dikatakan hyung” ucap Kai.”Apakah kalian setuju jika kita bekerja sama untuk mempersatukan Chanyeol dengan Soomin eoh?” sahut Tao. “Setuju pastinya” jawab Lay dengan senyum manisnya. Semua member EXO kecuali D.O. dan Chanyeol, sedang merencanakan sesuatu. Mereka berempuk, untuk mensukseskan misi mereka.
Chanyeol pov
Aku sudah mencarinya, tetapi tidak ketemu. “Baekhyun kemana kau!!” teriakku. Aku pun memutuskan untuk mencarinya ke tempat latihan. Ternyata, saat aku sampai disana terdengar suara ramai dan aku lihat di jendela sedang bergerumbul. Sepertinya para hyung-hyungku sedang membicarakan sesuatu. Tetapi, entah apa itu. Yang pasti aku tidak tahu. Ckriiitttt.. bunyi pintu, aku langsung masuk dan bergabung bersama mereka. “Ya!! sedang apa kalian bergerumbul seperti ini?” tanyaku tiba-tiba.”Oh itu, ti-tidak ada apa-apa kok, ya kan Suho hyung” ucap Baekhyun sedikit gugup. “ne, tidak ada apa-apa, sebaiknya kita pergi ke ruang makan. pasti D.O. sudah menunggu kita” mereka semua pun meninggalkanku, aku hanya menatap mereka bingung. “Sepertinya mereka menyembunyikan sesuatu dariku” selidikku.
--------
“Soomin kemana?” ucapku ketika duduk di kursi meja makan.”mana aku tau? Tumben sekali Chanyeol hyung menanyakannya?!” jawab Kai. “dia sudah pulang tadi” ucap D.O. “kenapa tidak makan terlebih dahulu?” tanyaku lagi.”Dia bilang sudah sore, dan eommanya juga sedang menunggunya” jawab D.O. Aku hanya menghela nafasku. “Tunggu, kau dari tadi hanya membicarakan Soomin saja... ayolah mengaku saja bahwa kau menyukainya, kita semua ingin tahu kebenarannya” ucap Baekhyun. “Emm... mendingan kita makan terlebih dahulu” ucapku.”Kau ini selalu begitu, seharusnya kau katakan saja bahwa kau menyukainya, nanti Soomin diambil sama orang lain lagi” ledek Baekhyun. “hahaha, kau benar Baekhyun... sekarang makan saja dulu, dari tadi bicara terus” ucap Suho sang leader. “ne...ne...” Baekhyun hanya cemberut. Benar juga yang dikatakan Baekhyun, ahh kok aku jadi seperti ini? apa aku benar menyukai Soomin, ah tentu tidak, tapi kenapa kalo aku di dekatnya jantungku berdebar tak karuan....apa itu Cuma persaanku saja, ucapku dalam hati.
Author pov
In LMR International High School
Saat ini, Soomin sedang termenung memikirkan kejadian itu. saat dia akan terjatuh ke lantai. “kenapa aku memikirkannya terus?” ucap Soomin. “Tapi, kenapa saat itu jantungku berdebar kencang, Apakah aku menyukai namja yang selama ini ku benci?” ucap Soomin. Dia terus memikirkannya tanpa henti-hentinya. Dan munculah seseorang namja, dia langsung duduk di sampingnya. “Soomin-sii, sedang apa kau disini?” tanyanya. Soomin tersadar dari lamunannya. Dan memandang wajah namja itu. “Seharusnya, aku yang bertanya seeperti itu,” Ucap Soomin.”mianhae, atas kesalahanku..” ucap namja itu, membuat Soomin heran atas perkataan tadi. “kau punya banyak salah kepadaku, jadi apakah sekarang aku memaafkanmu eoh? Tentu tidak!!” ucap Soomin. Namja itu menghela nafasnya. “Aku sadar atas perlakuanku terhadapmu, tapi setelah aku memiliki perasaan ini...aku takut.. takut mengatakannya”.”perasaan apa eoh? Chanyeol!! Kau tau, aku sangat tidak menyukai hal seperti ini”. Soomin meninggalkan Chanyeol yang terduduk di situ. Tapi, sebuah tangan berhasil mencegat Soomin agar tidak pergi. “Kau tetap disini, kau harus tau, selama ini aku..aku menyukaimu Soomin-sii” ucapan Chanyeol membuat Soomin terkejut mendengarnya. “Hei..Kau tadi bicara apa, apa aku tidak salah dengar?!”.”tidak, kau tidak salah dengar...jadi maafkan aku atas perlakuanku kepadamu yang begitu buruk,,, apa kau mau menjadi yeojachinguku?” Chanyeol langsung berlutut dihadapan Soomin dan memperlihatkan sebuah bunga mawar yang sangat indah. “Ommo.. tidak mungkin..apa aku bermimpi eoh?” tanya Soomin yang tidak percaya akan hal ini. “Kau tidak bermimpi Soomin...aku sangat mencintaimu” ucap Chanyeol. “kau berdirilah, aku rasa...emm,,,aku juga” ucap Soomin. “maksudmu? Kau mencintaiku sama seperti aku mencintaimu” Soomin hanya mengangguk malu kepada Chanyeol. “jinjja? Gomawo Soomin,,,kau memang yeoja baik yang pernah aku temui di dunia ini” Chanyeol pun langsung memeluk Soomin. Soomin merasakan hangatnya dekapan namja yang sudah berstatus namjachingunya. “Baiklah sekarang, kau memaafkanku eoh?” tanya Chanyeol sembari melepas pelukannya. “em tentu saja” jawab Soomin sambil tersenyum manis.
----------
“Akhirnya rencana kita berhasil juga mempersatukan mereka” ucap Suho. “benar hyung, aku yakin pasti Chanyeol hyung dan Soomin akan bahagia selamanya” sambung Sehun. “kau ini, tau apa tentang cinta eoh? Kau itu masih kecil Sehun-ah,,” ucap Kai.”Ya!! Kkamjong, aku tau segalanya tentang cinta” jawabnya tersenyum lebar. “tapi, kau ditolak oleh yeoja yang kau cintai waktu itu..kau terlalu berharap bahwa dia sangat mencintaimu..tapi nyatanya...tidak...dia memilih namja lain dari pada kau” ledek Kai. Sehun hanya cemberut mendengarkannya. “Sudah..sudah,,kasihan maknae kita lebih baik kita pergi dari sini daripada nanti kita ketauan” Ucap Xiumin. Mereka pun beranjak pergi meninggalkan tempat itu.
---------
Setelah bel pulang sekolah berbunyi, semua siswa berhamburan keluar kelas. Termasuk Soomin dan juga para member EXO. Soomin menghampiri, Chanyeol yang sedang bersama teman-temannya itu. “Chanyeol..” teriak Soomin. Mendengar teriakan Soomin Chanyeol menengok ke arahnya. Dia hanya tersenyum melihat tingkah laku yeojanya yang sedang berlari-lari tidak jelas. “Hei, kenapa kau berlari-lari seperti itu?” ucap Chanyeol. “Uhh,,aku..aku akan ke dorm kalian,” jawab Soomin terengah-engah. “Mwo? Buat apa, persyaratan yang itu sudah kutarik...jadi kau tidak lagi untuk membersihkan dorm” jawab Chanyeol. “kenapa kau tak bilang, jadi aku tidak akan seperti ini” ucap Soomin. “Berhatilah-hatilah kepada Chanyeol, Soomin-sii..kau akan selalu di kerjai” ledek Baekhyun. “buat apa aku mengerjai yeojaku ini” ucap Chanyeol sambil mencubit pipi Soomin. “Aww...sakit Chanyeol, awas kau nanti” ancam Soomin sambil mengusap-usap pipinya yang sekarang menjadi berwarna merah. Yang lainnya pun hanya tertawa melihat tingkah laku mereka berdua. “kalian ini ada-ada saja” ucap Suho. “Baiklah sekarang kita pulang kajja” ucap D.O. Mereka semua pun beranjak pergi meninggalkan sekolah. Soomin dan Chanyeol masih bercanda terus saat di perjalanan. Hari ini merupakan hal yang terbahagia bagi mereka berdua. 

-----THE END-----



Komentar