Because, I Love You chapter 3




Tittle : Because, I Love You (Chapter 3)
Author : ByunBaek
Cast : Park Eun Hee (OC), Byun Baek Hyun (EXO)
Other cast : Nam Woo Hyun (Infinite)
Genre : School life, Romance (maybe), comedy failed
Rating : PG+15
Lenght : Chaptered
Warning !!
-No plagiat
-Don’t Copy
-Jangan menjadi pembaca misterius :v
Dan jangan lupa RCL yo....!!! Ingat itu :v

HAPPY READING
Chap sebelumnya....
Ting...tong....ting...tong....
Terdengar bunyi suara bel rumah. Sepertinya ada seseorang di depan. Eomma Baekhyun segera membukakan pintu dan terlihat didepan ada seseorang namja telah berdiri dengan ditemani oleh koper dan sebuah tas. Sepertinya dia datang jauh-jauh untuk kesini. “maaf, anak muda ini siapa ya?” tanya eomma Baek kepada namja itu. “Annyeong imo, saya.....    

Woo Hyun pov
Ku langkahkan kakiku menuju ke sebuah rumah yang alamatnya tertera di kertas kecil ini. ku baca sekali lagi no. rumah itu dan juga tak lupa menyamakan yang ada di kertas kecil yang kupegang. Bagus. Ternyata aku tidak salah. Akhirnya, sudah sampai juga di rumah ini. Rumah ini tidak ada perubahannya dari dulu. Aku jadi tidak sabar ingin bertemu dengan adikku. Apakah dia masih sama seperti dulu, sebelum aku melanjutkan sekolahku ke Amerika. Dia pasti sudah sangat cantik. Kemudian, aku memencet bel rumah, tak perlu menunggu lama seseorang telah membuka pintu. Seorang wanita paruh baya, dia bernama Byun Ajhuma. Aku tahu dari eommaku, bahwa adikku telah dijaga oleh teman baiknya. Aku pun tersenyum ramah kepadanya. ““maaf, anak muda ini siapa ya?” tanya Byun ajhuma kepadaku. “Annyeong Ajhuma, saya Nam Woo Hyun, senang bertemu dengan anda” ucapku sembari membungkukan badanku sembilan puluh derajat.


Author pov
“Jadi, nak Woo Hyun oppanya Eun Hee?” tanya Eomma Baekhyun sembari mempersilahkan Woo Hyun untuk duduk di sofa untuk beristirahat sebentar. Woo Hyun hanya mengangguk pelan sambil tersenyum. Kemudian, ia melihat di sekitarnya nampak tidak ada perubahan. Ruangannya tidak ada yang berbeda sedikit pun. Ia meneliti dengan tatapan kagum. Tatapannya terhenti ketika ia melihat seorang namja yang menuju ke situ. “Baekhyun-ah, kemarilah!!” namja itu menuruti ucapan eommanya. Dia segera menghampiri eommanya dan duduk di sofa. “nak Woo Hyun, ini Baekhyun putra Ajhuma dan dia juga sahabatnya Eun Hee” ucap Eomma Baek memperkenalkan Baekhyun kepada Woo Hyun. Woo Hyun pun tersenyum kemudian berjabat tangan dengan Baekhyun. “senang bertemu denganmu” seru Woo Hyun sambil melepaskan jabatan tangannya. “Eumm tentu aku juga begitu” balas Baekhyun sembari tersenyum dan menyipitkan matanya. Mata Woo Hyun nampak mencari-cari sesuatu entah itu apa. Sepertinya dia sedang mencari Eun Hee. “Ajhuma, Eun Hee dimana?” tanya Woo Hyun dengan rasa penasarannya. Ahh ternyata benar. “Eoh.. Eun Hee sepertinya ada di kamarnya”. Kemudian eomma Baekhyun menyuruh Baekhyun untuk memanggil Eun Hee. “Baekhyun, tolong panggilkan Eun Hee untuk kesini” kata eomma Baek. “ne eomma” Baekhyun segera menuju ke kamar Eun Hee yang terletak di lantai atas.

Baekhyun pov 
Tok...tok....tok....
Aku mengetuk pintu kamarnya. Lama sekali!! Dia sedang apa sih!!. Aku pun memaksakan diri untuk masuk ke dalam kamarnya. Biarpun aku kena omelannya. Yang penting aku sudah mengerjakan tugasku bukan. “Aishh... kenapa dia tidak ada disini” gumamku sembari menerawang apa yang ada di dalam kamar yeoja itu. Aku pun melihat-lihat isi kamarnya. Sangat rapi dan juga bersih. Ternyata yeoja itu rajin juga membersihkan kamarnya.
Ckiitttt....
Sebuah pintu yang terdapat di kamar yeoja itu, terbuka dengan sendirinya. Aku yang penasaran pun bergegas untuk mencari tahu. Aku melangkahkan kakiku agak pelan, dan pada saat itu juga jantungku berdetak tak karuan. Sepertinya akan ada hal yang terjadi setelah ini. dengan pelan-pelan aku melihat kedalam ruangan itu. dan...
“Aaaaaaaaaaaaaa” teriakku dengan seseorang yang ada di dalam bersamaan. Glek. Aku segera menutup pintu itu kembali. Kemudian, aku segera keluar dari kamar yeoja itu. Ahhh... tidak... apa yang harus aku lakukan setelah ini. Oh Tuhan lindungilah aku dari kemarahan yeoja itu. Aku tidak akan mengulanginya lagi. Dan juga jagalah diriku. Pasti setelah ini, aku akan mendapatkan sebuah jitakan yang sangat menyakitkan. Oh noooooooo!!.
“Ya Tuhan, tadi apa yang barusan aku lihat, ommo!! Ani..ani jangan memikirkannya lagi” rutukku sambil memukul kepalaku dengan tangan. Untuk kali ini saja, jangan diulangi lagi kejadian seperti ini. Huh! Sangat kacau.
.
“Baekhyun, apa yang terjadi? Kenapa tadi ada suara teriakan dari atas?” tanya eommaku yang khawatir. Sial! Eomma menanyakan itu kepadaku. Aishh..aku jadi bingung ingin menjawab apa.“Ah tidak ada apa-apa eomma” mian eomma aku telah berbohong kepadamu. “kalau tidak apa-apa kenapa tadi ada suara teriakan hah!!” semakin lama eommaku penasaran saja dengan hal yang barusan tadi terjadi. Kalau aku mengatakan yang sebenarnya, pasti eomma akan memarahiku. Aku tahu itu, berbohong adalah hal yang tidak baik. Tapi untuk kali ini saja aku berbohong kepada eommaku. “Eung... t-tadi, eoh tadi ada kucing lompat dari jendela, kan Baekhyun jadi kaget” huh! Semoga saja, eomma mempercayaiku. “ah ye, arasseo... cepatlah turun, eomma sudah menyiapkan makanan untuk mengisi perut kita, kebetulan Woo Hyun sudah ada disana” setelah mengucapkan itu eomma kemudian pergi meninggalkanku. Huft!! Untung saja.
SKIP
Eun Hee pov
“BAEKHYUN!! DIMANA KAU, AKU AKAN MEMBERI PELAJARAN KEPADAMU!!” teriaku sembari mencari-cari Baekhyun dengan kepalan tangan yang siap menjitak kepala namja itu. “Oh ternyata kau ada disini” ucapku saat melihat Baekhyun yang sedang berada di ruang tamu. Aku pun segera menuju kesana. Tanganku tak sabar ingin menjitak kepalanya. “Ya!! kenapa kau marah-marah seperti itu? apa salahku?” Ck! Dia sedang berpura-pura ternyata. Dia sama sekali tidak menyadari kesalahannya. Ku pastikan setelah ini kepalanya akan benjol olehku. “Cih, dasar namja mesum” ejekku kepadanya. Aku tak peduli akan tatapan mata yang ada di sampingku-eomma Baek-. Dan eoh... apakah yang barusan aku lihat nyata. Bagaimana bisa aku tidak mengetahuinya bahwa oppaku datang kesini.
.
“Oppa!!” ucapku terkejut dengan mata yang membulat sempurna. “Kenapa, kau tak bilang padaku bahwa kau akan pulang” sambungku, kemudian aku pun memeluknya. Seketika kemarahanku lenyap, karna hanya seseorang yang sangat aku rindukan selama ini. Oppaku. “oppa bogosippo” ucapku seraya melepaskan pelukanku. “Aigoo...ternyata adik oppa masih saja seperti dulu” ucap oppa sambil tertawa. “mwo? Apa maksud oppa?” aku mengernyitkan alisku, sebenarnya apa yang dimaksud oppa barusan. “Kau ini, kenapa tadi marah-marah, seperti anak kecil saja” ucap oppa sembari terkekeh kecil. “Em.. bener kata hyung, Hei kau!! Lihatlah dirimu itu. kau kan sudah besar. Bersikaplah dewasa sedikit” sambung Baekhyun dengan nada mengejek. Ck!! siapa yang seperti anak kecil. Aku bertanya kepada kaliyan. Apakah kalian akan marah jika ada seseorang yang mengintip ketika kita mandi?. kurasa aku sudah tau jawabannya. Pasti kalian akan marah kan, bukankah itu benar?. “Asal kau tau ya, kau itu sudah berbuat kesalahan yang sangat besar, bahkan melebihi bumi ini. apa kau tak sadar hah?!” kurasa aku benar-benar ingin sekali merasakan kepalanya untuk dipukul. “Ya!! kalian, sudah-sudah jangan bertengkar, lebih baik sekarang kita makan dulu. Dari pada berdebat seperti ini” lerai eomma Baek. Aishh, baiklah akan kulanjutkan nanti setelah makan.
.



Author pov
Nampaknya Eun Hee tidak lupa akan hal tadi. Buktinya setelah makan ia langsung menyeret (?) Baekhyun segera keluar dari ruangan itu. walaupun Baekhyun berusaha menolaknya tetapi ia tetap memaksa namja itu. “Ayo cepat!! Aku akan memberimu hadiah yang cukup membuatku puas” ucap Eun Hee dengan senyuman yang tidak dapat di artikan. “Ya!! ya!! lepaskan tanganku, kau ini yeoja apa bukan sih? Kasar sekali!!” cibir Baekhyun sembari berusaha melepaskan genggaman tangan Eun Hee. Mengingat hal yang sudah terjadi di kamar tadi, Baekhyun segera ingin melarikan diri. Mencari perlidungan (?) agar ia tidak terkena pukulan Eun Hee. Tapi usahanya gagal, karena tenaga Eun Hee lumayan kuat tidak seperti yang di bayangkan Baekhyun sejak awal ia ingin melarikan diri. Heol~ Baekhyun bukankah kau itu laki-laki? Seharusnya kau tidak lemah seperti ini. Payah!!.
.
“Ya!! ne...ne aku minta maaf atas kejadian tadi, aku benar-benar tidak sengaja melihatnya” ucap Baekhyun mengakui kesalahannya. “MWO? MELIHATNYA?? JANGAN-JANGAN KAU_____” ucapan Eun Hee terpotong saat tangan Baekhyun membekap mulut Eun Hee. “Hei, jangan terlalu keras, nanti jika ada yang mendengarnya bagaimana?”.”beraninya kau membekapku” Eun Hee mengepalkan tangannya. Ia melayangkannya ke arah kepala Eun Hee. Sedikit lagi akan sampai, tetapi ada seseorang yang mempergoki mereka. Eun Hee pun menghentikan aktivitasnya saat melihat orang itu datang menghampiri mereka.

TBC
Siapa yang orang itu? apakah Woo Hyun atau eomma Baek mungkin. Kalian pasti akan tau di Chap 4.  



Komentar