Author : ByunBaek
Cast : Park Eun
Hee (OC), Byun Baek Hyun (EXO)
Other cast : Nam
Woo Hyun (Infinite)
Genre : School
life, Romance (maybe), comedy failed
Rating : PG+15
Lenght : Chaptered
Warning !!
-No plagiat
-Don’t Copy
-Jangan menjadi
pembaca misterius :v
Dan jangan lupa
RCL yo....!!! Ingat itu :v
HAPPY READING
Chap
sebelumnya....
Ting...tong....ting...tong....
Terdengar bunyi
suara bel rumah. Sepertinya ada seseorang di depan. Eomma Baekhyun segera
membukakan pintu dan terlihat didepan ada seseorang namja telah berdiri dengan
ditemani oleh koper dan sebuah tas. Sepertinya dia datang jauh-jauh untuk
kesini. “maaf, anak muda ini siapa ya?” tanya eomma Baek kepada namja itu.
“Annyeong imo, saya.....
Woo Hyun pov
Ku langkahkan
kakiku menuju ke sebuah rumah yang alamatnya tertera di kertas kecil ini. ku
baca sekali lagi no. rumah itu dan juga tak lupa menyamakan yang ada di kertas
kecil yang kupegang. Bagus. Ternyata aku tidak salah. Akhirnya, sudah sampai juga
di rumah ini. Rumah ini tidak ada perubahannya dari dulu. Aku jadi tidak sabar
ingin bertemu dengan adikku. Apakah dia masih sama seperti dulu, sebelum aku
melanjutkan sekolahku ke Amerika. Dia pasti sudah sangat cantik. Kemudian, aku
memencet bel rumah, tak perlu menunggu lama seseorang telah membuka pintu. Seorang
wanita paruh baya, dia bernama Byun Ajhuma. Aku tahu dari eommaku, bahwa adikku
telah dijaga oleh teman baiknya. Aku pun tersenyum ramah kepadanya. ““maaf,
anak muda ini siapa ya?” tanya Byun ajhuma kepadaku. “Annyeong Ajhuma, saya Nam
Woo Hyun, senang bertemu dengan anda” ucapku sembari membungkukan badanku
sembilan puluh derajat.
Author pov
“Jadi, nak Woo
Hyun oppanya Eun Hee?” tanya Eomma Baekhyun sembari mempersilahkan Woo Hyun
untuk duduk di sofa untuk beristirahat sebentar. Woo Hyun hanya mengangguk
pelan sambil tersenyum. Kemudian, ia melihat di sekitarnya nampak tidak ada
perubahan. Ruangannya tidak ada yang berbeda sedikit pun. Ia meneliti dengan
tatapan kagum. Tatapannya terhenti ketika ia melihat seorang namja yang menuju
ke situ. “Baekhyun-ah, kemarilah!!” namja itu menuruti ucapan eommanya. Dia
segera menghampiri eommanya dan duduk di sofa. “nak Woo Hyun, ini Baekhyun
putra Ajhuma dan dia juga sahabatnya Eun Hee” ucap Eomma Baek memperkenalkan
Baekhyun kepada Woo Hyun. Woo Hyun pun tersenyum kemudian berjabat tangan
dengan Baekhyun. “senang bertemu denganmu” seru Woo Hyun sambil melepaskan
jabatan tangannya. “Eumm tentu aku juga begitu” balas Baekhyun sembari
tersenyum dan menyipitkan matanya. Mata Woo Hyun nampak mencari-cari sesuatu
entah itu apa. Sepertinya dia sedang mencari Eun Hee. “Ajhuma, Eun Hee dimana?”
tanya Woo Hyun dengan rasa penasarannya. Ahh ternyata benar. “Eoh.. Eun Hee
sepertinya ada di kamarnya”. Kemudian eomma Baekhyun menyuruh Baekhyun untuk
memanggil Eun Hee. “Baekhyun, tolong panggilkan Eun Hee untuk kesini” kata
eomma Baek. “ne eomma” Baekhyun segera menuju ke kamar Eun Hee yang terletak di
lantai atas.
Baekhyun pov
Tok...tok....tok....
Aku mengetuk pintu
kamarnya. Lama sekali!! Dia sedang apa sih!!. Aku pun memaksakan diri untuk
masuk ke dalam kamarnya. Biarpun aku kena omelannya. Yang penting aku sudah
mengerjakan tugasku bukan. “Aishh... kenapa dia tidak ada disini” gumamku
sembari menerawang apa yang ada di dalam kamar yeoja itu. Aku pun melihat-lihat
isi kamarnya. Sangat rapi dan juga bersih. Ternyata yeoja itu rajin juga
membersihkan kamarnya.
Ckiitttt....
Sebuah pintu yang
terdapat di kamar yeoja itu, terbuka dengan sendirinya. Aku yang penasaran pun
bergegas untuk mencari tahu. Aku melangkahkan kakiku agak pelan, dan pada saat
itu juga jantungku berdetak tak karuan. Sepertinya akan ada hal yang terjadi
setelah ini. dengan pelan-pelan aku melihat kedalam ruangan itu. dan...
“Aaaaaaaaaaaaaa”
teriakku dengan seseorang yang ada di dalam bersamaan. Glek. Aku segera menutup
pintu itu kembali. Kemudian, aku segera keluar dari kamar yeoja itu. Ahhh...
tidak... apa yang harus aku lakukan setelah ini. Oh Tuhan lindungilah aku dari
kemarahan yeoja itu. Aku tidak akan mengulanginya lagi. Dan juga jagalah
diriku. Pasti setelah ini, aku akan mendapatkan sebuah jitakan yang sangat
menyakitkan. Oh noooooooo!!.
“Ya Tuhan, tadi
apa yang barusan aku lihat, ommo!! Ani..ani jangan memikirkannya lagi” rutukku
sambil memukul kepalaku dengan tangan. Untuk kali ini saja, jangan diulangi
lagi kejadian seperti ini. Huh! Sangat kacau.
.
“Baekhyun, apa
yang terjadi? Kenapa tadi ada suara teriakan dari atas?” tanya eommaku yang
khawatir. Sial! Eomma menanyakan itu kepadaku. Aishh..aku jadi bingung ingin
menjawab apa.“Ah tidak ada apa-apa eomma” mian eomma aku telah berbohong
kepadamu. “kalau tidak apa-apa kenapa tadi ada suara teriakan hah!!” semakin
lama eommaku penasaran saja dengan hal yang barusan tadi terjadi. Kalau aku
mengatakan yang sebenarnya, pasti eomma akan memarahiku. Aku tahu itu,
berbohong adalah hal yang tidak baik. Tapi untuk kali ini saja aku berbohong
kepada eommaku. “Eung... t-tadi, eoh tadi ada kucing lompat dari jendela, kan
Baekhyun jadi kaget” huh! Semoga saja, eomma mempercayaiku. “ah ye, arasseo...
cepatlah turun, eomma sudah menyiapkan makanan untuk mengisi perut kita,
kebetulan Woo Hyun sudah ada disana” setelah mengucapkan itu eomma kemudian
pergi meninggalkanku. Huft!! Untung saja.
SKIP
Eun Hee pov
“BAEKHYUN!! DIMANA
KAU, AKU AKAN MEMBERI PELAJARAN KEPADAMU!!” teriaku sembari mencari-cari
Baekhyun dengan kepalan tangan yang siap menjitak kepala namja itu. “Oh
ternyata kau ada disini” ucapku saat melihat Baekhyun yang sedang berada di
ruang tamu. Aku pun segera menuju kesana. Tanganku tak sabar ingin menjitak kepalanya.
“Ya!! kenapa kau marah-marah seperti itu? apa salahku?” Ck! Dia sedang
berpura-pura ternyata. Dia sama sekali tidak menyadari kesalahannya. Ku
pastikan setelah ini kepalanya akan benjol olehku. “Cih, dasar namja mesum”
ejekku kepadanya. Aku tak peduli akan tatapan mata yang ada di sampingku-eomma
Baek-. Dan eoh... apakah yang barusan aku lihat nyata. Bagaimana bisa aku tidak
mengetahuinya bahwa oppaku datang kesini.
.
“Oppa!!” ucapku terkejut
dengan mata yang membulat sempurna. “Kenapa, kau tak bilang padaku bahwa kau
akan pulang” sambungku, kemudian aku pun memeluknya. Seketika kemarahanku
lenyap, karna hanya seseorang yang sangat aku rindukan selama ini. Oppaku. “oppa
bogosippo” ucapku seraya melepaskan pelukanku. “Aigoo...ternyata adik oppa masih
saja seperti dulu” ucap oppa sambil tertawa. “mwo? Apa maksud oppa?” aku
mengernyitkan alisku, sebenarnya apa yang dimaksud oppa barusan. “Kau ini,
kenapa tadi marah-marah, seperti anak kecil saja” ucap oppa sembari terkekeh
kecil. “Em.. bener kata hyung, Hei kau!! Lihatlah dirimu itu. kau kan sudah
besar. Bersikaplah dewasa sedikit” sambung Baekhyun dengan nada mengejek. Ck!!
siapa yang seperti anak kecil. Aku bertanya kepada kaliyan. Apakah kalian akan
marah jika ada seseorang yang mengintip ketika kita mandi?. kurasa aku sudah
tau jawabannya. Pasti kalian akan marah kan, bukankah itu benar?. “Asal kau tau
ya, kau itu sudah berbuat kesalahan yang sangat besar, bahkan melebihi bumi
ini. apa kau tak sadar hah?!” kurasa aku benar-benar ingin sekali merasakan
kepalanya untuk dipukul. “Ya!! kalian, sudah-sudah jangan bertengkar, lebih
baik sekarang kita makan dulu. Dari pada berdebat seperti ini” lerai eomma
Baek. Aishh, baiklah akan kulanjutkan nanti setelah makan.
.
Author pov
Nampaknya Eun Hee
tidak lupa akan hal tadi. Buktinya setelah makan ia langsung menyeret (?)
Baekhyun segera keluar dari ruangan itu. walaupun Baekhyun berusaha menolaknya
tetapi ia tetap memaksa namja itu. “Ayo cepat!! Aku akan memberimu hadiah yang
cukup membuatku puas” ucap Eun Hee dengan senyuman yang tidak dapat di artikan.
“Ya!! ya!! lepaskan tanganku, kau ini yeoja apa bukan sih? Kasar sekali!!”
cibir Baekhyun sembari berusaha melepaskan genggaman tangan Eun Hee. Mengingat
hal yang sudah terjadi di kamar tadi, Baekhyun segera ingin melarikan diri. Mencari
perlidungan (?) agar ia tidak terkena pukulan Eun Hee. Tapi usahanya gagal,
karena tenaga Eun Hee lumayan kuat tidak seperti yang di bayangkan Baekhyun
sejak awal ia ingin melarikan diri. Heol~ Baekhyun bukankah kau itu laki-laki? Seharusnya
kau tidak lemah seperti ini. Payah!!.
.
“Ya!! ne...ne aku
minta maaf atas kejadian tadi, aku benar-benar tidak sengaja melihatnya” ucap
Baekhyun mengakui kesalahannya. “MWO? MELIHATNYA?? JANGAN-JANGAN KAU_____”
ucapan Eun Hee terpotong saat tangan Baekhyun membekap mulut Eun Hee. “Hei,
jangan terlalu keras, nanti jika ada yang mendengarnya bagaimana?”.”beraninya
kau membekapku” Eun Hee mengepalkan tangannya. Ia melayangkannya ke arah kepala
Eun Hee. Sedikit lagi akan sampai, tetapi ada seseorang yang mempergoki mereka.
Eun Hee pun menghentikan aktivitasnya saat melihat orang itu datang menghampiri
mereka.
TBC
Siapa yang orang
itu? apakah Woo Hyun atau eomma Baek mungkin. Kalian pasti akan tau di Chap 4.

Komentar
Posting Komentar