HIGH HEELS (Drabble)



----- Sambil baca FF ini play lagu CLC – High Heels^^ -----

Title : HIGH HEELS
Main cast : Park Chanyeol & Kim Raemi (OC/You)
Genre : Romance
Lenght : Drabble
Rate : G
.
Cover by : Yoon17Art
Story by : NIKYoon
.
Notes : FF ini dibuat karena terinspirasi oleh mv CLC – High Heels. Tapi aku buat beda dan nggak terlalu sama.
Happy reading guys^^
.
.
Gadis berponi itu mengerutkan dahinya ketika melihat ada sebuah kotak pink  di depan pintu rumahnya. Dia berjongkok dan mengambil benda itu. Meneliti sejenak kotak tersebut dan sedikit mengocoknya. Terdengar ada benda di dalam sana dan sepertinya cukup besar hingga kotak tersebut berbunyi cukup keras.
.
Sebuah bom tidak mungkin ‘kan? Dengan rasa penasarannya, Raemi langsung membuka kotak tersebut dan mendapati ada sebuah sepatu berwarna pink dengan gaun yang tertera disana. Gaun dan sepatu. Ini semua berkaitan dengan pesta. Manik mata Raemi tertuju pada kertas yang terselip disana.
.
Lalu gadis itu mengambilnya dan membacanya.
.
Sayang... apa kau sudah membukanya? Di kotak itu terdapat sebuah gaun dan high heels. Aku harap kau memakainya di pesta sekolah nanti. Itu ibuku yang memilihnya. Semoga kau suka.
From : Chan pacarmu
.
Setelah membacanya, gadis itu kembali memandang isi kotak tersebut. Gaun dan high heels. ASTAGA. Dia harus memakai barang-barang tersebut nanti malam. Ah tidak. Gadis itu tak suka jika harus berpakaian feminim seperti itu. Yang Raemi sukai adalah berpakaian sederhana. Seperti celana jeans panjang dan kaos di balut dengan kemeja.
.
Gadis itu memang tomboy. Tapi karena tidak ingin melihat kekasihnya kecewa kepadanya. Jadi, dengan terpaksa dia memakai gaun  dan sepatu itu nanti malam. Dan sepertinya dia butuh bantuan untuk hal semacam itu.
.
Raemi kemudian mengambil hpnya dari dalam saku celana dan langsung menekan nomor yang akan ia hubungi.
.
“Yeoboseyo?”
“........”
“satu jam sebelum kau berangkat kepesta, kau harus mampir ke rumahku dulu”
“........”
“Pokoknya kau harus ke rumahku dulu. Aku tak menerima penolakan”
.
Setelah mengucapkan itu, Raemi langsung menutup sambungan telephonenya dan segera masuk ke dalam rumahnya.
.
Satu jam sebelum pergi ke pesta~
.
Raemi sangat frustasi sekarang. Sudah hampir 15 menit ia berlatih mengenakan high heels. Tetapi, tak ada hasilnya sama sekali. Malah dia sampai jatuh berkali-kali karena ia tidak bisa menyeimbangkan dirinya karena sepatu berhak tinggi itu.
.
Hana yang melihat sahabatnya terlihat susah seperti itu hanya menghela nafas pelan. Padahal sudah berkali-kali dia mengatakan bahwa harus seimbang dan santailah jangan terlalu gugup. Tetapi ucapanya tidak di pakai oleh gadis itu.
.
“Arghhhh!! Kenapa jatuh terus sih? Hampir setengah jam aku berlatih. Tapi, tidak ada hasilnya” gerutu Raemi. Dia sudah tidak tahan lagi. Lalu, gadis itu melepas sepatunya dan meletakannya sembarangan. Hana yang melihat itu, langsung menghampiri Raemi dan memegang pundak gadis itu.
.
“Hana-ya... bagaimana ini? Aku tidak ingin dia kecewa padaku. Dia sudah repot-repot mengirimiku gaun dan sepatu ini. Tapi, kau tahu ‘kan? Aku tidak suka dengan hal yang berbau feminim” keluh Raemi sembari memandang ke arah sepatu tersebut.
.
“Aku mengerti Raemi. Mungkin jika kau ingin mencobanya lagi, pasti kau bisa. Fokuslah” ujar Hana menyemangati Raemi agar tidak menyerah begitu saja.
.
“Baiklah akan aku usahakan”
.
.
Park Chanyeol-kekasih Raemi-sudah tidak sabar ingin melihat gadisnya memakai gaun dan sepatu yang beberapa jam lalu ia berikan. Pasti akan terlihat cantik. Sudah hampir 10 menit Chanyeol menunggu gadisnya datang. Salah satu sahabatnya yang bernama Baekhyun mengajaknya untuk segera bergabung bersama yang lainnya. Tetapi, dia menolak. Karena, dia harus melihat Raemi terlebih dahulu.
.
Akhirnya, yang ditungu-tunggu datang. Raemi, gadis itu datang bersama dengan Hana sahabatnya. Gadis itu terlihat cantik di mata Chanyeol. Chanyeol tersenyum manis ke arah gadis itu. Sejenak mereka bertatap-tatapan. Seperti tak menyadari bahwa Hana masih di sana dan sekarang gadis itu hanya seperti patung yang berada disamping mereka.
.
“Yak! Apa kalian lupa bahwa aku masih disini?” sinis Hana. “Ok.. aku akan pergi dari pada melihat pasangan muda ini” kesal Hana berlalu pergi meninggalkan mereka. Chanyeol dan Raemi hanya menatap kepergian Hana dengan endikan bahu mereka.
,
Lalu mereka kembali tatap-menatap. Chanyeol berdecak kagum. Karena gaun pilihan ibunya sangat cocok di pakai Raemi. Begitu juga dengan sepatunya. Ah.. menambah kesan cantik Raemi saja. Dia tak menyangka Raemi akan memakai gaun  dan sepatu itu. Namja itu tahu, bahwa Raemi tak suka jika harus berdandan seperti itu. Tapi mengapa ia bersedia mekakainya?
.
“Raemi... kau terlihat cantik malam ini” puji Chanyeol. Gadis itu malu dan pipinya merona. Chanyeol tersenyum kecil ketika melihat pipi Raemi merona. Terlingat sangat imut jika seperti itu.
.
“Apa sepatunya pas?” tanya Chanyeol. Gadis itu gelagapan ketika Chanyeol menanyakan sepatu yang di pakainya.
.
“Ah ya.. pas kok... hanya saja.....” gadis itu berhenti sejenak dan memikirkan kalimat yang pas untuk dia katakan.
.
“Hanya saja dia tidak bisa memakainya dengan benar. Sebelum dia kesini, Raemi berlatih terlebih dahulu. Ahaha... dia nampak kesusahan tadi” tanpa di duga Hana yang tadinya berlalu pergi kini ia muncul kembali dengan mengatakan semua pada Chanyeol.
.
Hal itu membuat Raemi kesal, marah dan juga malu. Kesal dan marah untuk Hana. Dan malu karena Chanyeol telah mengetahui sebenarnya. Gadis itu, menundukan kepalanya, seolah ia tak mau menatap wajah tampan itu.
.
“Kau sudah tahu semuanya yeol, apa yang di katakan Hana benar” lirih Raemi. Chanyeol malah terkekeh kecil. Dan dia kemudian memegang dagu dan mengangkat wajah Raemi supaya gadis itu menatapnya. “Seharusnya kau tidak memaksakan jika harus mengenakan itu. Kau bisa memakai sepatu yang lain kok. Pasti kau sangat kesusahan tadi” jelas Chanyeol di sertai senyumannya.
.
“Tapi aku tidak enak. Kan, kau sudah repot-repot membelikan semua itu untukku. Jadi, aku harus memakainya”

“Tapi jika kau merasa tidak nyaman memakai seperti itu. Memakai sepatu yang menurutmu nyaman, tidak apa kok”

“Tapi yeol, ini juga ada bagusnya. Raemi harus merubah penampilannya” sahut Hana.
Chanyeol menerka-nerka. Apa yang dikatakan Hana memang benar. Apa salahnya jika kekasihnya ini merubah penampilannya. Menjadi gadis yang sesungguhnya
.
“Baiklah... terimakasih Raemi kau telah memakai baju dan sepatu yang ku belikan. Mari kita bergabung dengan yang lainnya” ucap Chanyeol lembut dan menggandeng tangan Raemi.
.
“Chanyeol aku juga berterimakasih” ucap Raemi.

“Iya sayang... tapi jika kau sudah tidak nyaman memakai high heels itu, copotlah dan ganti yang biasa” ucap Chanyeol

“Tidak yeol.. aku sudah nyaman memakai ini” balas Raemi. Yeah.. setelah dia bisa berjalan dengan benar memakai high heels. Raemi menjadi nyaman memakai sepatu itu.

“Saranghae yeol”

“Nado saranghae, Kim Raemi”
.
.
END^^
.

Gimana nih FF ini? maaf jika agak gaje. Keterbatasan ide jadinya kaya gini. Ya udah deh... jangan lupa tinggalin jejak kalian^^

Komentar